Ketahui Pengertian, Tujuan, Fungsi, serta Perbedaan Resume dan CV

Desember 3, 2021

Resume adalah sebuah dokumen yang kehadirannya cukup penting  bagi Anda saat ingin mengajukan sebuah lamaran kepada perusahaan maupun lembaga tertentu. 

Kata resume mungkin sebenarnya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Namun pada nyatanya, tak jarang yang masih juga merasa rancu atau bingung saat membedakan antara Resume dan CV. Bahkan tak sedikit pula yang menganggap jika resume adalah CV bahkan sebaliknya, padahal keduanya memiliki perbedaan yang bisa dibilang cukup signifikan. 

Maka dari itu, pada artikel kali ini, kami akan membahas seputar resume mulai dari pengertiannya, fungsi dan tujuan pembuatannya, cara membuat resume yang baik, serta perbedaan resume dengan CV. 

Ketahui Pengertian, Tujuan, Fungsi, serta Perbedaan Resume dan CV

Pengertian Resume 

Resume adalah dokumen singkat yang berisi tentang rangkuman ataupun gambaran singkat tentang diri Anda yang disertai dengan sebuah alasan perlunya perusahaan menerima Anda sebagai seorang karyawan. 

Pada dasarnya resume hampir sama dengan CV, tapi resume memiliki sifat yang lebih fleksibel dibandingkan dengan CV. Jika CV hanya berisikan tentang biodata dan riwayat hidup, isi resume bisa diubah sesuai dengan kebutuhan dari lowongan pekerjaan yang Anda lamar. 

Selain itu, resume juga hanya terdiri dari satu halaman saja, jadi dalam pembuatannya resume benar-benar disusun dengan sangat singkat tapi mampu menjelaskan tentang diri Anda dan segala prestasi dan kelebihan yang Anda miliki. 

Resume biasanya dilampirkan dalam sebuah email lamaran pekerjaan, karena dokumen ini merupakan hal penting yang dapat menarik perhatian perekrutan dalam menentukan untuk memilih Anda sebagai karyawan atau tidak. 

Ada beberapa hal yang harus Anda cantumkan saat membuat resume lamaran pekerjaan diantaranya: 

  • Nama lengkap 
  • Deskripsi diri Anda secara singkat 
  • Riwayat pendidikan formal dan informal 
  • Kode posisi atau nama posisi yang Anda lamar 
  • Informasi kontak person
  • Pengalaman kerja 
  • Keterampilan dan keunggulan yang Anda miliki  

Tujuan Pembuatan Resume 

Tujuan dari pembuatan resume adalah untuk memahami materi yang disajikan secara lebih mendetail, sehingga pembaca lebih paham dan menguasai materi yang telah disampaikan. 

Selain itu tujuan lain dari dibuatnya sebuah resume adalah  untuk memudahkan pembaca dalam menangkap maksud ataupun intisari yang ingin disampaikan oleh sebuah tulisan tanpa adanya kesulitan dalam memahami setiap kata dan kalimatnya. 

Meskipun resume ditulis secara singkat, tapi untuk informasi yang disampaikan akan sangat padat, jelas, dan juga gamblang tanpa bertele-tele. Dengan menggunakan resume, Anda bisa memahami materi dengan lebih mudah dan lebih cepat. 

Baca juga: Tentang Gaji UMR yang Harus Para Pekerja Ketahui

Fungsi Resume

Tidak jauh berbeda dari tujuan pembuatan resume itu sendiri, fungsi dari resume ini diantaranya adalah: 

  • Meringkas sebuah tulisan menjadi lebih singkat dan padat serta kaya akan makna dan maksud yang disampaikan. 
  • Tulisan menjadi mudah untuk diingat dan dipahami. 
  • Materi lebih mudah untuk disampaikan karena telah terkonsep secara lebih rapi. 
  • Memudahkan para pembaca untuk menerima dan menangkap maksud yang ingin disampaikan. 

Pengertian CV 

Curriculum Vitae atau yang sering disebut dengan CV merupakan sebuah dokumen yang berisikan tentang perjalanan karir yang Anda tempuh hingga informasi pribadi Anda seperti tanggal lahir dan juga alamat tempat tinggal. 

Tak hanya itu, karena diperuntukkan dalam hal melamar pekerjaan, maka pada umumnya CV harus dilengkapi dengan berbagai informasi seperti kemampuan yang Anda miliki, riwayat pendidikan baik formal maupun informal, seminar dan kursus yang diikuti, serta penghargaan dan sertifikat yang Anda miliki. 

Selain berhubungan dengan pekerjaan, CV juga bisa digunakan untuk kegiatan akademisi seperti kegiatan para dosen, asisten penelitian dan lain sebagainya. Dalam CV akademisi ini, Anda bisa mencantumkan informasi tambahan lainnya seperti pengalaman mengajar, penelitian, karya yang pernah dihasilkan, penghargaan yang dicapai dan lain sebagainya. 

Lain halnya dengan resume yang hanya terdiri dari satu halaman, CV biasanya bisa terdiri dari 5 – 7 halaman. Dalam penyusunannya pun CV bisa disusun sesuai dengan kebutuhan baik sebagai dokumen untuk melamar pekerjaan maupun untuk keperluan akademik. 

Saat Anda ingin menggunakannya dalam melamar pekerjaan, Anda bisa menempatkan pengalaman kerja Anda di halaman depan, dan jika Anda ingin menggunakan CV tersebut untuk keperluan akademik, maka Anda bisa meletakkan riwayat pendidikan di halaman pertama. 

Dalam membuat CV ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan harus dilampirkan dalam membuat CV diantaranya: 

  • Nama lengkap 
  • Deskripsi diri secara singkat, padat, dan jelas
  • Kontak person 
  • Gelar profesional yang telah dicapai 
  • Pengalaman kerja yang pernah dilakukan 
  • Kemampuan khusus yang dimiliki 
  • Pengalaman dalam berorganisasi 
  • Penghargaan dan sertifikat yang dimiliki 
  • Pengalaman kursus dan pelatihan yang pernah diikuti 

Baca juga: Jangan Sembarangan! Cuti Karyawan Juga Punya Aturan

Perbedaan Resume Dengan CV

Penulisan Informasi Yang Dicantumkan 

Dalam menuliskan informasi yang ingin disampaikan, resume memiliki informasi yang lebih ringkas dan lebih padat. Sedangkan untuk CV bisa memiliki informasi yang lebih jelas dan lebih detil karena untuk lembar halaman tidak ditentukan jadi Anda bisa menuliskan informasi yang lebih luas ketimbang resume.

Panjang Halaman 

Perbedaan CV dengan resume selanjutnya terletak pada banyaknya lembar halaman dari masing-masing dokumen tersebut. 

Resume berisikan berbagai informasi mulai dari nama hingga pengalaman kerja dan kelebihan yang dimiliki yang hanya dibuat secara singkat, detail, dan jelas dalam satu halaman saja. 

Sedangkan untuk CV bisa meliputi berbagai data yang lebih luas, lebih lengkap dan lebih jelas dengan panjang dokumen lebih dari satu halaman. Bahkan ada juga yang membuat CV dengan panjang halaman sekitar 3-4 halaman, bahkan juga bisa mencapai 6-8 halaman sesuai dengan pengalaman yang dimiliki. 

Tujuan Dan Penggunaan 

Resume harus dibuat dan disesuaikan dengan pekerjaan yang ingin dilamar. Sedangkan CV bersifat lebih luas dan bisa berlaku dalam jangka waktu yang cukup lama. Anda bisa menggunakannya secara berulang-ulang dan bisa mengupgradenya saat Anda memiliki pengalaman baik dalam pendidikan maupun pekerjaan baru. 

CV bisa digunakan untuk merangkum seluruh kualifikasi yang Anda miliki mulai dari segi akademik, prestasi, sertifikasi kemampuan, dan berbagai kualifikasi lainnya. Dengan demikian CV bisa dimanfaatkan untuk kepentingan mencari pekerjaan maupun kepentingan akademik lainnya. 

Cara Penulisan 

Resume bisa ditulis dan dibuat sesuai dengan kebutuhan posisi yang diinginkan, memiliki bentuk yang tidak tetap dan bisa diubah dan dikreasikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. 

Sedangkan untuk CV harus ditulis sesuai dengan aturan penulisan CV yang telah berlaku dan aturan penulisan CV ini tidak bisa dirubah sesuai dengan keinginan. Untuk urutan informasi yang harus dicantumkan pun juga sudah diatur dan tidak bisa diubah ataupun dikurangi. 

Perbedaan Resume Dengan CV

Langkah Membuat Resume Yang Menarik HRD  

Setelah mengetahui tentang pengertian resume dan perbedaannya dengan CV, maka Anda juga harus tahu bagaimana langkah dan cara dalam membuat resume yang menarik perhatian HRD. 

Perhatikan Desain Resume 

Salah satu hal penting yang menarik perhatian HRD untuk melirik dan membaca resume adalah desain yang menarik dan tampak sederhana. 

Dalam pembuatannya, Anda juga harus memperhatikan pemilihan font yang sesuai dan juga tepat. Selain itu, demi memberikan penekanan tertentu, Anda bisa menggunakan bold, italic, dan juga capslock pada posisi yang tepat. 

Deskripsikan Diri Secara Singkat Dan Padat

Dalam mendeskripsikan diri Anda sendiri tidak membutuhkan kalimat panjang dan basa-basi. Anda hanya perlu menjelaskan keuntungan perusahaan dalam merekrut Anda sebagai staf karyawan, kelebihan apa yang Anda miliki, serta prestasi apa saja yang pernah Anda dapatkan. 

Menggunakan Bahasa Yang Sederhana 

Dalam membuat resume, Anda bisa menggunakan bahasa-bahasa yang ringan dan mudah untuk dipahami. Semakin mudah resume Anda untuk dipahami para HRD maka semakin besar pula kemungkinan HRD membaca seluruh isi dari resume Anda dan hal ini juga memberikan sebuah kesempatan kepada Anda untuk diterima. 

Tetap Relevant 

Jika Anda adalah seorang fresh graduate dan belum memiliki sebuah pengalaman, Anda bisa menuliskan berbagai kegiatan organisasi, ekstrakurikuler, kegiatan magang, maupun kegiatan sosial yang pernah Anda ikuti. 

Dalam hal ini sebaiknya Anda harus mampu menjelaskan dan menunjukkan relevansi kegiatan yang Anda lakukan tersebut dengan posisi pekerjaan yang ingin Anda lamar. 

Go Digital 

Saat ini dunia digital sudah semakin maju, hal ini juga menjadi pertimbangan bagi HRD dalam memilih calon karyawan perusahaan mereka. maka dari itu, sebaiknya Anda juga mengikuti perkembangan digital ini demi mempermudah Anda dalam mencari pekerjaan. 

Semakin Anda mengetahui dunia digital maka semakin besar pula kesempatan yang mungkin bisa Anda peroleh. Dalam hal melamar pekerjaan, Anda bisa menyimpan resume yang telah dibuat dalam bentuk pdf dan kemudian gunakanlah hyperlink sebagai sebuah referensi langsung.  

Selanjutnya Anda juga bisa menggunakan portofolio online yang bisa disimpan di website maupun blog. Dengan demikian Anda akan nampak lebih unggul daripada kandidat lainnya. 

Resume adalah salah satu hal penting yang harus benar-benar diperhatikan oleh HRD dalam melakukan rekrutmen, oleh karena itu Anda harus membuatnya seprofesional mungkin agar mampu menarik perhatian HRD. 

Mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju, tak heran jika saat ini SDM menjadi hal penting demi memberikan kemajuan kepada perusahaan. Maka dari itu, seorang HRD juga harus benar-benar berhati-hati dalam melakukan rekrutmen karyawan baru. 

Namun tak jarang pula beberapa perusahaan yang masih tertinggal sehingga mereka merasa kewalahan dalam menghadapi klien yang lebih berpengalaman. 

Demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di sebuah perusahan perlu adanya sebuah standarisasi penilaian kinerja para karyawan yang bertujuan meningkatkan efektifitas dan produktifitas kinerja karyawan. 

Selain itu kedisiplinan karyawan juga tidak bisa diabaikan demi meningkatkan kualitas mereka. Presensi ketepatan waktu kehadiran merupakan hal yang tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. 

Namun untuk mengontrol seluruh kegiatan tersebut secara manual bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Appsensi telah hadir dengan menawarkan fitur Mobile Attendance yang akan mempermudah proses presensi karyawan sehingga bisa lebih cepat, simple, dan juga lebih akurat. 

Hal ini karena telah adanya dukungan dari fitur pemindai wajah, penanda lokasi, manajemen shifting, laporan aktivitas, manajemen hari libur, serta pengajuan cuti. Dengan berbagai fitur menarik yang ditawarkan Appsensi tersebut pasti akan sangat membantu perusahaan Anda dalam mengelola dan meningkatkan produktivitas karyawan. 

Lantas tunggu apa lagi? Segera kunjungi Appensi dan dapatkan berbagai fitur menarik yang ditawarkan. GRATIS 30 hari dengan klik link nya disini https://pages.appsensi.com/appsensi-registrasi-gratis-30-hari 

Baca juga: Pemantauan Jobdesk Lebih Mudah dan Aman dengan Appsensi

Author Profile

Ricky Caesar Sam

Head of Sales and Marketing Appsensi

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments