Hero Blog Employee Management

11 Game Ice Breaking Seru Agar Kerja Makin Semangat

Desember 28, 2022

Article by Aprilia

Pekerjaan kantor yang menumpuk dan juga beberapa target yang harus diselesaikan tak jarang membuat karyawan merasa jenuh. Jika dibiarkan perasaan jenuh ini dapat mengganggu produktivitas kerja. Untuk menghilangkan rasa jenuh dan menyegarkan kembali pikiran dan juga tenaga, Anda bisa melakukan game ice breaking di sela waktu kerja.

Key Takeaways:

  • Ice breaking adalah aktivitas untuk mencairkan suasana untuk menghindari terjadinya bosan dan kelelahan pada karyawan.
  • Ice breaking memiliki banyak metode, jenis dan contoh games yang seru, semua nya bertujuan untuk meningkatkan semangat karyawan.

Pengertian Ice Breaking

Ice breaking adalah aktivitas yang dilakukan untuk mencairkan suasana. Istilah Ice breaking berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti “memecah es”. Aktivitas ini sering dilakukan dalam berbagai acara, seperti training karyawan, masa orientasi sekolah/kampus, atapun pembelajaran sehari-hari di kelas, kegiatan seminar, organisasi, atau dalam lingkungan kantor.

Kegiatan ice breaking bertujuan untuk memecah ‘kebekuan’ yang ada selama kegiatan berlangsung. Kebekuan di sini maksudnya adalah situasi yang terasa tidak mengenakkan seperti bosan dan kelelahan.

1
Bagaimana pengalaman Anda dengan sistem payroll di tempat kerja Anda saat ini?

Manfaat Ice Breaking di Dunia Kerja

Berikut ini adalah manfaat yang bisa didapatkan dengan melakukan ice breaking di sela waktu kerja:

  • Memunculkan ide-ide baru yang kreatif
  • Mengembangkan dan mengoptimalkan kinerja karyawan
  • Melatih karyawan untuk berinteraksi satu sama lain
  • Mendorong kerja sama tim
  • Melatih untuk berpikir kritis dan sistematis dalam memecahkan suatu masalah
  • Menumbuhkan rasa percaya diri
  • Melatih dalam membuat strategi dalam bekerja
  • Meningkatkan daya konsentrasi untuk kembali melanjutkan aktivitasnya
  • Membentuk jiwa seorang pemimpin
  • Meningkatkan semangat
  • Menghilangkan kebosanan dan keletihan

Jenis-Jenis Ice Breaking

1. Yel-yel

Meskipun terkesan sederhana, tetapi yel-yel mampu memulihkan kondisi karyawan yang jenuh. Dengan melakukan yel-yel, konsentrasi akan kembali dan menumbuhkan semangat yang tinggi di kalangan karyawan untuk melanjutkan lagi pekerjaannya.

2. Menyanyi

Aktivitas ini dapat dilakukan sebagai salah satu jenis dari ice breaking. Menyanyi bisa dilakukan secara bersama-sama atau menunjuk salah seorang untuk menyanyikan sebuah lagu.

3. Tepuk Tangan

Kegiatan ini juga merupakan kegiatan yang mengekspresikan kegembiraan. Tepuk tangan bisa dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi para karyawan.

4. Bermain Games

Jenis yang satu ini mungkin menjadi jenis paling digemari untuk melakukan ice breaking. Ada banyak cara yang bisa dijadikan game dalam ice breaking, seperti sambung lirik, tebak lagu, dan masih banyak lagi.

Metode Ice Breaking

Dalam penerapannya, ada cukup banyak metode ice breaking yang bisa dilakukan. Beberapa di antaranya adalah: 

1. Metode Ceramah

Pelatih atau pemimpin acara bisa melakukan ceramah terbuka terlebih dulu. 

2. Metode Studi Kasus

Dengan cara memberikan contoh studi kasus dan memberi kesempatan kepada para peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis.

3. Metode Simulasi dan Permainan

Metode ini merupakan metode yang paling mudah sehingga sering dilakukan. Biasanya pelatih atau pemimpin mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan (ice breaking games).

Waktu yang Tepat untuk Ice Breaking

Di Indonesia umumnya waktu kerja kantor dimulai dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Ice breaking dapat dilakukan dilakukan di sela waktu kerja seperti pada pukul 12 siang atau setelah istirahat makan siang.

Sebelum para karyawan melanjutkan kembali pekerjaan, aktivitas ice breaking ini dapat dilakukan untuk membangkitkan kembali semangat para karyawan. Sementara jika acara dimulai jam 8, maka Anda bisa melakukan ice breaking seru di sekitar jam 10 untuk mengembalikan semangat dari peserta.

Baca juga: Ini Manfaat dan Rekomendasi Outing Kantor!

Contoh Ice Breaking Seru

1. Sambung Kata

Games sambung kata ini mengharuskan para karyawan membuat kalimat dari kata yang sebelumnya sudah disebutkan oleh setiap karyawan. Permainan ini bermanfaat untuk melatih konsentrasi dan juga daya ingat karyawan.

Cara bermainnya:

  • Kumpulkan seluruh karyawan di dalam suatu ruangan atau bisa dilakukan di tempat kerja mereka.
  • Instruksikan 1 karyawan pertama untuk mengucapkan satu kata.
  • Lalu karyawan setelahnya harus menyebutkan setiap kata yang telah diucapkan sebelumnya dan mengeluarkan 1 kata baru hingga membuat 1 kalimat padu.
  • Jika ada yang salah menyebutkan kata, maka dapat diberi hukuman.

2. Tebak Gambar/Logo Produk

Tebak gambar ini adalah permainan ice breaking yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan karyawan tentang logo produk yang sering mereka pakai atau dilihat.

Cara bermain:

  • Siapkan beberapa gambar atau logo produk. Bisa dengan di print atau ditampilkan melalui proyektor.
  • Berikan arahan kepada karyawan untuk membuat satu baris.
  • Tampilkan gambar logo tersebut dan biarkan karyawan menebak hingga benar.
  • Jika karyawan dapat berhasil menebak logo tersebut maka dipersilakan untuk duduk, dan yang salah bisa diberi hukuman seperti mencoret mukanya dengan bedak atau kembali ke barisan hingga berhasil menebak suatu logo.

3. Siapa Dia

Games ice breaking ini bisa membuat karyawan lebih mengenal rekan kerjanya satu sama lain.

Cara bermain :

  • Ajaklah satu karyawan untuk memperkenalkan dirinya dengan menyebutkan nama dan juga divisi. Contohnya ‘Nama saya Roni, divisi saya Human Resource
  • Lalu mintalah karyawan selanjutnya untuk menyebutkan nama dan divisi karyawan sebelumnya dan disambungkan dengan memperkenalkan dirinya.
  • Misalnya, Teman saya Ahmad, divisinya marketing. Saya Ihan, divisi saya designer. Lakukan perkenalan tersebut hingga setiap karyawan mendapat giliran
  • Jika terdapat karyawan yang tidak bisa menyebutkan nama rekan kerja, maka ia harus bertanya langsung kepada karyawan yang bersangkutan.

4. Mengisi Tic Tac Toe

Berbeda dengan permainan Tic Tac Toe yang biasanya dimainkan pada selembar kertas dan dilakukan oleh 2 orang. Khusus untuk dimainkan sebagai ice breaking kantor, games ini dimodifikasikan untuk bisa diikuti oleh banyak orang.

Contoh Ice Breaking Seru

Cara bermain:

  • Buatlah 2 kelompok menjadi kelompok silang (x) dan juga kelompok lingkaran (O) yang berisi 5 hingga 6 orang.
  • Tunjukan 1 orang sebagai juru bicara dari tiap kelompok.
  • Pemandu harus menyiapkan tabel tic tac toe di papan tulis atau di sebuah kertas.
  • Untuk mengisi tabel tersebut, tiap kelompok harus menjawab soal yang diberikan pemandu. Kelompok yang tercepat dan menjawab dengan benar diperbolehkan mengisi tabel sesuai nama kelompok yang diberikan.
  • Pemenang dari permainan ini adalah kelompok yang berhasil mengisi tabel secara vertikal, horizontal, atau diagonal.

5. Rumus Benar-Salah

Permainan ini mengandalkan 1 orang sebagai pemandu dan juga melatih konsentrasi karyawan.

Cara bermain:

  • Aturan dari permainan ini berfokus pada rumus Benar-Salah.
  • 1 orang akan menjadi pemandu permainan yang akan menerangkan permainan Benar-Salah ini.
  • Seluruh karyawan diharapkan untuk menghadap pemandu di depan.
  • Apabila pemandu mengatakan ‘Buka-Tutup’ maka para karyawan harus menjawabnya dengan ‘Buka-Buka’ mengapa? Karena rumus dari perminan ini adalah ‘Benar-Salah’.
  • Pemandu dapat mengganti rumus sesuka hati, maka dari itu pada permainan ini konsentrasi karyawan akan diuji.

6. Strip Seven

Games strip seven berguna untuk melatih fokus karyawan dan konsentrasi serta dibutuhkan kecepatan gerak maupun ucapan.

Cara bermain:

  • Membentuk lingkaran dan atur peserta atau karyawan. Seorang peserta akan ditugaskan secara acak untuk menghitung dari angka 1, lalu mengikuti rekannya searah jarum jam. 
  • Sebelum hitungan ke 7, peserta tidak boleh mengatakan 7, tetapi peserta yang bersangkutan akan menggantinya dengan tepuk tangan. Setelah bertepuk tangan, mulailah dengan angka 1, 2, 3, dll. 
  • Semakin lama angka-angka ini diucapkan, semakin cepat pula angka-angka tersebut. Denda akan dikenakan jika situasi berikut terjadi: terlambat berbicara, mengucapkan kata tabu (angka 7), mengetuk nomor biasa, dan salah mengucapkan urutan angka.

7. Berhitung

Pemainan angka, namun pada games ini karyawan tidak diminta untuk menyelesaikan soal matematika, tetapi meminta karyawan untuk mengganti angka dengan kelipatan dua menjadi kata “Door!”

Cara bermain:

  • Kumpulkan karyawan di dalam sebuah ruangan.
  • Pemandu terlebih dahulu instruksi kepada para karyawan.
  • Karyawan diminta untuk berhitung dimulai dari angka 1, tetapi jika terdapat angka yang memiliki kelipatan 2 harus diganti menjadi “Door!’
  • Contohnya karyawan pertama akan berhitung mulai dari angka 1, lalu karyawan setelahnya mengucapkan “Door!” dan karyawan setelahnya baru melanjutkan hitungannya.
  • Pemandu dapat sesuka hati mengubah kelipatan angka menjadi kelipatan 3 atau 4.

8. Kata Kunci

Permainan ini bertujuan untuk menguji tingkat ketelitian para karyawan. Dengan mendengarkan cerita dari seorang pemandu dan mendengarkan kata kunci yang disebutkan.

Cara bermain:

  • Perintah karyawan untuk menghadap ke arah pemandu cerita
  • Sebelum bercerita pemandu akan memberikan sebuah kata kunci yang jika disebutkan maka para karyawan harus menjawab ‘Bisa, Bisa, Yes!’
  • Misalnya kata kuncinya adalah “Optimis” maka, setiap kata tersebut terucap dari cerita pemandu maka para karyawan harus menjawab kata kuncinya.

9. Games ‘Bos Berkata’

Pada games ini, para karyawan akan dilatih untuk menyimak dan juga berkonsentrasi kepada 1 arahan suara. Games ini memerlukan 1 orang pemandu yang bertugas menjadi seorang ‘Raja’.

Cara bermain:

  • Tunjuk 1 orang yang akan menjadi seorang ‘Bos’ bertugas untuk memberikan perintah
  • Karyawan diminta untuk melakukan perintah dari Bos jika hanya di awal perintah tersebut terdapat kata ‘Bos Berkata’
  • Contohnya, terdapat perintah “Bos Berkata pegang hidung” maka karyawan harus memegang hidungnya
  • Jika di awal perintah tidak terdapat kata “Bos Berkata” maka karyawan tidak perlu melakukan perintah tersebut.

10. Bercermin

Aktivitas ice breaking ini akan menebak pesan berdasarkan pergerakan yang dilakukan.

Cara bermain :

  • Membagi karyawan kedalam 2 kelompok, yaitu kelompok bayangan dan kelompok objek yang terdiri dari 3-5 orang.
  • Tunjuk 1 orang pada tiap kelompok yang akan menjadi bayangan dan juga objek pada cermin.
  • Pemandu akan memberikan sebuah pesan yang berisi suatu aktivitas sehari-hari.
  • Contohnya, pemandu akan memberikan pesan yaitu ‘Minum Teh Panas’ maka kelompok objek harus memperagakan orang yang sedang makan mie yang panas beserta ekspresi yang dikeluarkan.
  • Perwakilan dari kelompok bayangan harus mengikuti gerakan dari kelompok objek dan harus menjawab pesan yang sedang diperagakan.

11. Ucapkan Objek

Pada game ice breaking ucapkan objek ini mengharuskan pesertanya untuk menyebutkan suatu objek yang telah ditentukan.

Cara bermain :

  • Kumpulkan seluruh karyawan.
  • Setelah terkumpul, para pemandu akan menyebutkan suatu objek yang nantinya para karyawan akan menyebutkan elemen-elemen dari objek tersebut.
  • Misalnya objek yang ditentukan adalah nama hewan, makan karyawan harus menyebutkan nama-nama hewan seperti kuda, kelinci dan lain-lain.
  • Para karyawan harus menyebutkan nama objek tersebut sesuai huruf akhir yang disebutkan karyawan sebelumnya. Misalnya karyawan pertama menyebutkan Kuda, maka orang setelahnya harus menyebutkan nama hewan yang diawali dari huruf A.
  • Waktu yang diberikan untuk mengucapkan objek tersebut adalah 5 detik tiap orangnya.

Baca juga: 10 Game Teamwork Seru dan Sederhana untuk Team Building

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Permainan Ice Breaking

1. Faktor Waktu

Anda perlu memperhatikan faktor waktu. Jangan sampai aktivitas ice breaking memakan waktu terlalu banyak supaya kegiatan utama bisa berjalan dengan baik.

2. Faktor Peralatan

Pilih games ice breaking yang menggunakan peralatan sederhana dan tidak sulit dicari. Akan lebih baik jika melakukan kegiatan yang tidak perlu alat sama sekali.

3. Faktor Keselamatan

Faktor yang satu ini juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Ketika bermain games, pastikan bahwa games tersebut aman dan tidak berbahaya bagi karyawan.

4. Faktor Edukasi

Ice breaking yang dilakukan harus tetap mengandung nilai-nilai edukasi yang bermanfaat. Beberapa nilai edukasi yang bisa diselipkan dalam ice breaking misalnya seperti kreativitas, fokus, kerja sama, kekompakkan, dan lain sebagainya.

Nah, itu dia penjelasan mengenai ice breaking yaitu kegiatan menyenangkan untuk diterapkan kepada rekan atau karyawan di perusahaan Anda. Sebagai pemilik bisnis, Anda juga perlu melakukan pengawasan terhadap karyawan. Disamping memastikan produktivitas mereka tetap terjaga, Anda juga perlu memantau jam kerja dan efisiensi waktu kerja mereka.

Baca juga: Hindari Toxic Productivity yang Marak Dialami Para Pekerja

Memantau Karyawan Lebih Mudah dengan Appsensi

Untungnya saat ini, memantau jam kerja karyawan tak hanya bisa dilakukan dengan datang ke kantor atau tempat kerja dan mengecek mereka satu per satu, melainkan bisa dilakukan secara online, kapan dan di mana saja. Apalagi jika Anda memanfaatkan fitur pengelolaan karyawan seperti yang dimaksud juga bisa Anda dapatkan aplikasi Absensi Online dari Appsensi.

Dapatkan laporan secara mudah dan transparan dari dashboard Appsensi. Kelola absensi karyawan jadi lebih cepat dan efisien dari dashboard yang selalu update secara real-time. Bahkan terintegrasi langsung dengan sistem Payroll untuk perhitungan gaji karyawan lebih mudah, aman dan cepat.

Tertarik untuk mencoba menggunakan Appsensi? Atau Anda mempunyai pertanyaan seputar layanan Appsensi jangan ragu untuk hubungi kami atau klik link di sini untuk coba gratis selama 30 hari.

Aprilia

Human Resources Consultant

Artikel Terkait

Top Artikel

Artikel Terkait

TOC Icon