Memahami Strategi Korporasi di Perusahaan

Maret 18, 2022

Dalam dunia bisnis, mulai dari industri hingga start up, kesuksesan jangka panjang dan pencapaian sasaran dapat dicapai dengan menggunakan strategi korporat. Pada intinya, strategi korporat menyangkut keseluruhan bisnis, di mana keputusan dibuat berdasarkan arahan dan pertumbuhan perusahaan. Keberadaan strategi korporat mengusahakan terciptanya nilai, mengembangkan manfaat pemasaran, dan memaksimalkan pangsa pasar.

Memahami Strategi Korporasi di Perusahaan

Apa itu strategi korporasi?

Strategi korporasi bekerja dengan menetapkan nilai keseluruhan dalam perusahaan, menetapkan tujuan strategis, dan memotivasi karyawan untuk mencapainya. Hal ini merupakan proses berkelanjutan yang harus disesuaikan dengan berhati-hati sehingga dapat direspon dengan tepat dan dapat merubah kondisi pasar.

Proses penyusunan strategi ini diawali dengan analisis strategis eksternal dan internal, formulasi tujuan, sasaran, dan strategi, serta implementasi. Strategi yang sukses adalah strategi yang realistis, sesuai dengan kemampuan perusahaan, selaras dengan kondisi persaingan, menjawab masalah persaingan, dan dijalankan dengan penuh kehati-hatian.

Ahli Strategi Perusahaan

Pada perusahaan, strategi korporat tidak dapat dibuat oleh sembarang orang. Strategi korporat diatur oleh seorang ahli strategi korporasi yang bertugas untuk meningkatkan dan memperkuat bisnis yang mereka tangani. Strategi perusahaan yang efektif didasarkan pada evaluasi diri yang jujur dengan mengajukan pertanyaan kunci terkait bisnis yang dilakukan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut misalnya, bagaimana keadaan perusahaan saat ini? Apa yang ingin dicapai perusahaan dalam tiga hingga lima tahun kedepan? Bagaimana perusahaan dapat sampai pada tujuan tersebut? Sumber daya dan keuangan seperti apa yang dapat membantu perusahaan untuk sampai pada tujuan tersebut?

Perbedaan strategi korporasi dan strategi bisnis

Strategi bisnis adalah rencana tindakan spesifik yang dibuat oleh perusahaan untuk mencapai target atau tujuan tertentu dari perusahaan. Strategi bisnis mengikuti hal yang diperhatikan dari strategi perusahaan dan dapat berdampak pada perusahaan. Strategi bisnis dapat membantu perusahaan menarik investor baru. Selain menarik investor, strategi bisnis juga dapat meyankinkan pihak kreditur akan kesehatan keuangan perusahaan. Dengan begitu, perusahaan dapat memenuhi kebutuhan modalnya untuk menjalankan operasional.

Di sisi lain, strategi korporasi merupakan rencana dari manajemen untuk keseluruhan perusahaan, tidak hanya berfokus pada bisnis saja. Strategi korporasi merupakan sebuah rencana induk yang mengarahkan perusahaan menuju kesuksesan. Semakin tepat strategi korporat yang dibuat, semakin besar pula peluang keberhasilan perusahaan.

Perbedaan-perbedaan utama antara strategi bisnis dan strategi korporasi dapat dilihat pada poin-poin sebagai berikut,

  • Strategi korporasi merupakan tujuan akhir dari perusahaan, strategi bisnis digunakan untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
  • Strategi bisnis biasanya disusun oleh manajemen tingkat menengah. Sementara manajemen tingkat atas seperti managing director, CEO, dan direksi menyusun strategi korporasi.
  • Strategi bisnis bertujuan untuk mengatur dan melaksanakan rencana perusahaan, sedangkan strategi korporasi lebih bersifat mengatur perusahaan secara keseluruhan yang meliputi seluruh aspek perusahaan.
  • Strategi bisnis dibuat untuk perencanaan dalam jangka pendek dan strategi perusahaan dibuat untuk perencanaan jangka panjang.
  • Bisnis yang dipilih oleh perusahaan ditunjuk saat penentuan tujuan perusahaan dalam pembentukan strategi korporasi. Pembuatan rencana bisnis yang digunakan untuk memenuhi tujuan organisasi tersebut diatur dalam strategi bisnis.
  • Strategi bisnis memiliki fokus utama pada departemen, divisi, dan unit tertentu. Strategi korporasi berfokus pada berbagai unit bisnis dan seluruh organisasi.
  • Cara meningkatkan pertumbuhan dan profit perusahaan diatur dalam strategi korporasi, persaingan pasar diatur dalam strategi bisnis.
  • Strategi bisnis menggunakan pendekatan introvert sehubungan dengan fungsi internal perusahaan. Strategi korporasi menggunakan pendekatan ekstrovert sehubungan dengan lingkungan bisnis.
  • Strategi perusahaan mengikuti strategi penghematan, stabilitas, dan ekspansi. Strategi bisnis mengikuti strategi diferensiasi, fokus, dan kepemimpinan biaya.

Baca juga: Memahami Analisis SWOT Perusahaan untuk Merancang Strategi Terbaik

Jenis-jenis strategi korporasi

 1. Strategi pertumbuhan (growth strategies)

Strategi pertumbuhan membahas tentang bagaimana perusahaan dapat mencapai pertumbuhan dalam penetrasi pasar, pangsa pasar, pendapatan, dan sebagainya. Hal-hal tersebut dapat dicapai melalui strategi sebagai berikut,

Strategi konsentrasi

o Integrasi horizontal

o Integrasi vertikal

Strategi diversifikasi

o  Diversifikasi dasar

o  Hemat biaya

o  Pertumbuhan berdekatan

o Pertumbuhan konglomerat

2. Strategi stabilitas (stability strategies)

Bisnis dan perusahaan yang mengikuti strategi stabilitas tidak memiliki fokus pada pengembangan dan pertumbuhan bisnis melainkan depan pertahanan (stabilitas) bisnis. Keadaan ini disebabkan rasa puas terhadap bisnis yang dijalankan saat ini. Stabilitas dapat dicapai melalui profitabilitas dan status quo.

3. Strategi penghematan (retrenchment strategies)

Berlawanan dengan pertumbuhan dan status quo, strategi penghematan merupakan strategi bertahan yang berfungsi untuk meningkatkan posisi perusahaan dan menghindari kelemahan yang dapat menjatuhkan bisnis yang dijalankan.

4. Strategi penemuan kembali (re-invention strategies)

Strategi penemuan kembali adalah dengan menciptakan kembali bisnis yang sudah ada dan tidak berubah dari tahun ke tahun. Perusahaan menemukan kembali bisnisnya dengan menggunakan teknologi terbaru. Penemuan kembali bisnis dapat dilakukan dengan menggunakan strategi evolusioner dan strategi revolusioner.

Jenis-jenis strategi korporasi

Baca juga: Menangani Masalah dengan Risk Management

Komponen kunci strategi korporasi

Terdapat empat komponen kunci yang terlibat dalam pengembangan strategi perusahaan yang komprehensif. Empat hal tersebut yaitu,

1. Visi

Visi untuk masa depan perusahaan dalam elemen yang sangat penting dari strategi korporasi. Tujuan utama dari visi adalah menentukan arah perusahaan, nilai-nilai perusahaan yang potensial, dan misi perusahaan. Selain itu, perusahaan juga harus merencanakan tujuan apa yang hendak dicapai dalam tiga hingga lima tahun kedepan dan seberapa banyak personel yang harus dilibatkan untuk mencapai tujuan tersebut. Strategi korporasi juga memikirkan bagaimana cara meningkatkan tingkat komitmen dan kerja tim dalam perusahaan. Tujuan utama dalam pembuatan visi perusahaan adalah bagaimana pemimpin melihat perusahaan berkembang di masa depan.

Misi perusahaan perlu menegaskan batas-batas persaingan antar perusahaan, sebagai berikut,

Industri

Pada bidang industri apa perusahaan akan beroperasi dan bidang industri apa yang tidak bisa dimasuki. Misalnya sepatu, makanan, obat-obatan, otomotif, dan sebagainya.

Jenis produk

Jenis produk apa yang akan diproduksi oleh perusahaan seperti ban mobil, vitamin, mie instan, dan lain-lain.

Kompetensi

Keahlian umum atau khusus yang ingin dikembangkan oleh perusahaan seperti, pengelolaan teh, penyulingan air, pengolahan tebu, kemasan air minum, dan masih banyak lagi.

Segmentasi pasar

Tipe pasar atau konsumen seperti apa yang ingin dijadikan target oleh perusahaan. Hal ini dapat dikategorikan melalui kelompok usia, keadaan ekonomi masyarakat, dsb.

Jumlah saluran

Saluran yang digunakan dalam produksi yaitu bahan baku, produk akhir, dan distribusi. Contoh saluran yang digunakan oleh perusahaan yaitu pabrik-pabrik sepatu di Asia yang memproduksi barang-barang bermerek dari luar Asia.

Geografis

Batas terakhir yaitu geografis. Batas geografis meliputi cakupan wilayah regional, negara, kumpulan negara, di mana perusahaan beroperasi. Pada batasan geografis ini, perusahaan harus memikirkan bagaimana mengurangi penggunaan biaya, menyebarkan resiko bisnis secara luas, mendapatkan akses kepada sumber daya alam baru, kapitalisasi kompetensi dan kekuatan sumber daya, dan cara mendapatkan akses kepada pasar baru.

2. Tujuan

Dasar untuk menetapkan tujuan adalah dengan mengembangkan visi dan mengubahnya menjadi serangkaian tujuan yang ingin dicapai dalam tiga hingga lima tahun kedepan. Tujuan strategi korporasi adalah sebuah gambaran besar bagi perusahaan akan hal yang akan dilakukan demi memenuhi misinya. Dengan memiliki tujuan, perusahaan dapat mengukur kemajuannya. Tujuan ini harus disampaikan kepada personel sehingga setiap karyawan dapat fokus pada tugas dan dapat mengatur prioritas serta beroperasi di bawah asumsi yang sama tentang masa depan perusahaan.

3. Alokasi sumber daya

Komponen ketiga ini mengacu pada keputusan yang menyangkut alokasi sumber daya manusia dan modal yang paling efisien dalam konteks tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan pada komponen visi dan tujuan di atas. Alokasi sumber daya meliputi perencanaan, pengelolaan, dan penetapan sumber daya sehingga dapat dialokasikan secara efektif dan membantu memaksimalkan nilai perusahaan. Pemimpin harus bisa menentukan alokasi sumber daya ke berbagai bisnis yang dimiliki perusahaan.

4. Prioritas

Prioritas merupakan salah satu aspek yang paling menantang dari empat komponen strategi korporasi. Sebuah perusahaan perlu mempertimbangkan faktor-faktor agar dapat mencapai tujuan dengan optimal, karena tidak selalu semua peluang dapat dimanfaatkan dengan layak dan seluruh keputusan bisnis pasti mengandung resiko nya masing-masing. Perusahaan perlu menyeimbangkan antara risiko dan keuntungan yang didapatkan seta memastikan tingkat manajemen risiko dan keuntungan yang diharapkan agar tercapai.

Baca juga: Mengenal Business Model Canvas dalam Perencanaan Bisnis

Cara mengembangkan strategi korporasi secara efektif

Kembangkanlah visi dan misi perusahaan dan pikirkan hal yang ingin dampak apa yang ingin diberikan perusahaan kepada masyarakat. Kemudian, pikirkanlah bagaimana perusahaan dapat sampai pada tujuan tersebut. Susunlah rencana strategis dan pastikan seluruh anggota perusahaan berada pada kapal yang sama untuk mencapai tujuan yang sama. Kembangkan struktur pengambilan keputusan dan libatkan pihak manajemen dalam pengambilan keputusan. Pastikan seluruh organisasi berkontribusi dan bergerak ke arah yang sama. Tegaskan strategi perusahaan yang sudah dibuat dan langkah-langah relevan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Appsensi, sahabat absensi

Strategi korporasi mencakup keseluruhan perusahaan termasuk kesejahteraan para pekerjanya. Di masa pandemi ini, perusahaan-perusahaan tentu menjalankan kebijakan work from home (WFH). Kebijakan WFH dijalankan demi mengurangi risiko penyebaran virus di lingkungan kerja. Kebijakan baru ini tentu sedikit merubah sistem suatu perusahaan. Appsensi dapat memberikan solusi sistem absensi online yang dapat menggantikan sistem fingerprint dan menghindarkan antrean saat pekerja ingin melakukan absensi diri.

Appsensi sistem absensi online berbasis mobile dapat memonitor secara real-time, aman, dan otomatis. Appsensi menggunakan fitur pengenalan wajah dan deteksi lokasi melalui GPS sehingga dapat mencatat jam kerja, keterlambatan, waktu lembur, dan lainnya dengan tepat dan efisien.

Mau tahu lebih banyak mengenai Appsensi? Klik disini

Author Profile

Ricky Caesar Sam

Head of Sales and Marketing Appsensi

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments