Hero Blog HR Tips

Mengenal Profesi Data Entry dan Tanggung Jawab Pekerjaannya

April 30, 2023

Article by Ricky Caesar Sam

Era digital ini memungkinkan munculnya banyak pekerjaan baru. Salah satunya ialah profesi data entry. Apa itu data entry? Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang profesi ini. Mulai pengertian, ruang lingkup pekerjaan, skills yang diperlukan hingga gaji yang akan didapatkan. Untuk Anda yang tertarik dengan profesi data entry, simak artikel ini hingga akhir agar Anda mendapatkan informasinya.

Key Takeways:

  • Data entry adalah pekerjaan yang tugasnya memasukkan dan memperbarui data atau informasi ke layanan elektronik atau database. Data Entry merupakan pekerjaan yang sifatnya administratif.
  • Pekerjaan data entry dapat dilakukan secara remote (jarak jauh) atau in-house.

Apa itu Data Entry?

Data entry adalah suatu proses memasukkan data atau informasi dari suatu sumber ke dalam sistem komputer atau basis data. Data entry melibatkan proses mengetik atau memasukkan data secara manual atau menggunakan perangkat lunak otomatis seperti pemindai optik untuk memindai data dari dokumen fisik ke dalam format digital.

Data entry biasanya digunakan dalam berbagai industri, termasuk keuangan, kesehatan, pemerintah, pemasaran, dan lain sebagainya. Tujuan utama dari data entry adalah untuk memastikan akurasi dan konsistensi data dalam suatu organisasi atau perusahaan sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang efektif.

Baca juga: Pengertian, Tugas, Tanggung Jawab dan Skill Account Officer

Kenal Lebih Dekat dengan Profesi Data Entry

Setelah mengetahui apa itu data entry, kini saatnya mengenal lebih dalam mengenai profesi seorang data entry. Belakangan ini seiring dengan perkembangan era digital dan teknologi, profesi data entry cukup sering dicari. Hampir semua jenis perusahaan membutuhkan seorang data entry. Kini pertanyaannya adalah seperti apa sih pekerjaan data entry itu?

Secara sederhana, profesi data entry biasanya melibatkan orang-orang yang bertanggung jawab untuk memasukkan data atau informasi dari berbagai sumber ke dalam sistem komputer atau basis data. Profesi ini memerlukan keahlian dalam mengetik cepat dan akurat, memahami berbagai format data, dan kemampuan untuk bekerja dengan perangkat lunak komputer dan perangkat keras yang digunakan untuk memasukkan data.

Tanggung Jawab Pekerjaan Data Entry

Sebagai orang yang profesinya dekat dengan ranah digital, seorang data entry memiliki tugas dan tanggung jawabnya sendiri. Berikut ini merupakan tugas-tugas utama dari seorang data entry meliputi:

  • Memasukkan data yang akurat dan konsisten dari sumber fisik seperti dokumen tertulis atau formulir elektronik ke dalam sistem komputer atau basis data.
  • Mengetik teks, angka, dan informasi lainnya dengan kecepatan dan akurasi yang tinggi.
  • Memverifikasi dan memperbaiki kesalahan dalam data yang dimasukkan.
  • Membuat dan memelihara catatan data dan informasi lainnya.
  • Melakukan tugas administratif dan pengarsipan data.

Di samping tugas di atas, setiap perusahaan biasanya memiliki kebijakan sendiri terkait tugas dan tanggung jawab dari data entry. Jadi, pastikan Anda untuk mengetahui dan mempelajari kebijakan perusahaan terkait.

Baca juga: Public Relation: Strategi Meningkatkan Citra Perusahaan

Skill yang Harus Dikuasai Data Entry

Seorang data entry yang menuntut ketelitian tinggi tentu memerlukan skills tertentu agar dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Berikut ini adalah skills wajib yang harus dikuasai oleh mereka yang berprofesi sebagai data entry:

1. Skill mengoperasikan komputer

Skill pertama yang harus dikuasai data entry ialah mampu mengoperasikan komputer dengan baik. Anda setidaknya harus bisa menguasai microsoft word, microsoft excel dan beberapa aplikasi pengolah data lainnya.

Anda juga perlu membiasakan diri untuk mengetik dan merekam suara dengan capat menggunakan sistem komputer agar bisa mendapatkan data yang lebih beragam.

Pasalnya, memasukkan dan mengedit data tidak akan mudah dilakukan, jika tidak memiliki keterampilan dalam menggunakan komputer.  

2. Keterampilan komunikasi verbal dan tertulis

Selain dapat mengaplikasikan komputer, seorang data entry juga perlu menguasai skills komunikasi baik verbal maupun non-verbal dengan baik. Pasalnya, Anda juga perlu berinteraksi dengan bagian lain selama mengerjakan pekerjaan.

Dengan skills komunikasi yang baik, Anda akan lebih mudah bersinergi dengan bagian lain dan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efektif.

3. Manajemen waktu yang baik

Seorang data entry sangat membutuhkan manajemen waktu yang baik. Pasalnya, mereka harus bekerja dengan deadline yang relatif minim dengan beban kerja yang berat.

Dengan menguasai manajemen waktu yang baik, Anda tidak akan terhindar dari pekerjaan yang menumpuk.

4. Perhatian pada detail dan akurasi

Bagi pekera data entry, setiap detail adalah penting. Anda perlu memerhatikan setiap detail data yang diberikan agar tidak ada kesalahan database.

Pasalnya, sedikit saja kesalahan yang dibuat dapat berakibat fatal bagi perusahaan. Jadi, penting bagi seorang data entry untuk punya skill akurasi yang tinggi.

5. Kemampuan mencari data secara cepat

Mencari data bukanlah hal yang mudah. Padahal, data sangat penting bagi semua aktivitas perusahaan. Di sinilah data entry diperlukan. Dengan kemampuannya dalam mencari data dengan cepat, maka mereka akan membantu hampir semua lini perusahaan yang selalu membutuhkan data.

Jenis Pekerjaan Data Entry

Jenis Pekerjaan Data Entry

Jenis pekerjaan data entry terbagi menjadi dua yakni data entry remote dan data entry in-house. Masing-masing memiliki berbagai keunggulannya sendiri.

Berikut ini merupakan penjelasan lebih detail mengenai jenis pekerjaan data entry.

1. Data Entry Remote

Bekerja sebagai data entry kini tidak selalu menuntut kehadiran di kantor. Kini data entry dapat bekerja dari mana saja melalui sistem remote. Keunggulan dari data entry sistem remote ialah:

  • Tugas bisa dikerjakan dan diselesaikan di mana pun.
  • Bebas memilih jam kerja sendiri.
  • Gaji diberikan berdasarkan jenis proyek yang diselesaikan, bukan menggunakan sistem upah per-jam.
  • Berpotensi mendapatkan banyak penghasilan lantaran bisa mengikuti berbagai proyek sekaligus.

2. Data Entry In-house

Data entry in-house merupakan pekerjaan yang dilakukan secara full time di sebuah perusahaan. Sama seperti data entry remote, data entry in-house memiliki keunggulannya sendiri, seperti:

  • Mendapatkan penghasilan tetap yang terjamin.
  • Memperoleh berbagai tunjangan.
  • Berkesempatan mendapatkan bonus apabila performa pekerjaan bagus dan terus meningkat.
  • Mendapatkan relasi sesama data entry dan lingkungan kerja yang menyenangkan dan mendukung.

Karena terdiri dari dua jenis pekerjaan yang bisa dipilih, Anda dapat menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Apakah lebih nyaman bekerja in-house ataupun remote.

Baca juga: Entry Level Adalah Cara Fresh Graduate Temukan Pekerjaan Pertama

Rata-Rata Gaji Data Entry di Indonesia

Gaji data entry dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor seperti lokasi geografis, industri, perusahaan, pengalaman, dan kualifikasi pendidikan. Semakin tinggi kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja, maka semakin tinggi pula gaji yang akan didapatkan.

di Indonesia, gaji data entry biasanya berkisar antara Rp 2,5 juta hingga sekitar Rp 5 juta per bulan, tergantung pada industri dan lokasi. Namun, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gaji dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman dan kualifikasi pendidikan.

Selain gaji, bisa juga kebijakan perusahaan menerapkan hal-hal seperti tunjangan dan bonus pencapaian. Jadi besaran gaji di atas bukanlah nominal yang final.

Tingkatkan Efektifitas Pekerjaan dengan Appsensi

Untuk meningkatkan efektifitas, kini pihak perusahaan bisa menggunakan sebuah aplikasi yang bisa mempermudah tiga pekerjaan sekaligus seperti yang ada pada aplikasi Appsensi.

Appsensi menyediakan tiga fitur utama yakni Presensi online otomatis, yang dapat mendeteksi presensi karyawan secara realtime meskipun tidak berlokasi di kantor. Fitur ini akan cocok digunakan untuk perusahaan yang melibatkan data entry remote.

Kedua, payroll. Dengan payroll perusahaan akan lebih mudah mengirimkan gaji dan pengeluaran lain. Jadi tidak akan ada lagi sistem manual yang merepotkan.

Ketiga, Earn Wage Access. Fitur satu ini akan sangat membantu para karyawan. Karyawan bisa mengatur keuangannya secara mandiri. Semua pengeluaran akan tercatat dengan baik. Bahkan, karyawan dapat menarik gaji lebih cepat jika memang membutuhkan untuk kepentingan yang mendesak.

Detail informasi selengkapnya bisa dikunjungi melalui link ini.

Ricky Caesar Sam

Head of Sales and Marketing Appsensi

Artikel Terkait

Top Artikel

Tulis Komentar

Nama

Email

Komentar

TOC Icon