Hero Blog General

Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Tujuan Penganggaran

Mei 16, 2023

Article by Ricky Caesar Sam

PNS kerap ditugaskan untuk menyusun anggaran untuk tiap kegiatan yang dilakukan. Namun sebenarnya apa tujuan penganggaran? Sangat penting untuk memahami tujuan penganggaran sebelum melakukan aktivitas penganggaran itu sendiri. Berikut pembahasan lengkap mulai dari pengertian, tujuan, manfaat, jenis hingga ciri anggaran yang baik.

Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Tujuan Penganggaran

Key Takeaways

  • Penganggaran merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait dengan harapan manajemen tentang pendapatan, biaya dan beragam transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.
  • Anggaran memberikan manfaat baik kepada perusahaan maupun individu.
  • Tujuan penganggaran untuk memperbaiki kinerja perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pengertian Penganggaran

Anggaran merupakan suatu rencana mengenai kegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam bentuk uang atau angka untuk masa yang akan datang. Sementara penganggaran merupakan komitmen resmi manajemen yang terkait dengan harapan manajemen tentang pendapatan, biaya dan beragam transaksi keuangan dalam jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.

Dalam Penjelasan Atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2014 disebutkan bahwa penganggaran memiliki tiga tujuan utama: stabilitas fiskal makro, alokasi sumber daya sesuai prioritas, dan pemanfaatan anggaran secara efektif dan efisien.

Manfaat Penyusunan Anggaran

Setelah memahami pengertian anggaran, ketahui juga beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan membuat anggaran.

1. Sebagai dasar untuk perencana kegiatan

Anggaran diperlukan agar kegiatan yang akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan seseorang, perusahaan atau organisasi pemerintahan.

2. Acuan aktivitas

Anggaran adalah gambaran prioritas alokasi sumber daya yang dimiliki seseorang, perusahaan atau organisasi pemerintahan. Oleh karena itu, anggaran bisa bertindak sebagai acuan aktivitas seseorang atau perusahaan atau organisasi pemerintahan.

3. Alat komunikasi

Peran anggaran pun bisa menjadi alat komunikasi antar divisi maupun dengan manajemen puncak di dalam sebuah perusahaan atau organisasi pemerintahan.

4. Alat pengontrol aktivitas

Anggaran dapat memberikan informasi mengenai hasil aktivitas yang sesungguhnya, dibandingkan dengan standar yang sudah ditetapkan. Prinsipnya, untuk setiap kegiatan yang dilakukan, anggarannya tidak boleh melebihi yang sudah direncanakan. jika terjadi kelebihan maka bisa mengakibatkan potongan anggaran bagi kegiatan lain.

5. Alat pengendali keuangan

Anggaran bermanfaat sebagai alat pengendali perusahaan untuk menentukan kekuatan dan kelemahan bagian keuangan.Tindakan ini akan mampu mengarahkan manajemen perusahaan untuk menentukan tindakan perbaikan yang harus diambil.

6. Menjadi motivasi

Anggaran bisa memberikan motivasi kepada manajer dan karyawan untuk bekerja secara konsisten, efektif, dan efisien sesuai dengan tujuan antara tujuan perusahaan dan karyawan.

Baca juga: Mengenali SOP Kepegawaian dalam Administrasi Pemerintahan

Tujuan Penyusunan Anggaran

Adapun tujuan penyusunan anggaran menurut Rumah Manajemen adalah sebagai berikut.

1. Menyatakan harapan/sasaran

Untuk menyatakan harapan/sasaran perusahaan secara jelas dan formal. Dengan maksud supaya bisa menghindari kerancuan dan memberikan arah terhadap apa yang hendak dicapai manajemen.

2. Mengkomunikasikan harapan manajemen

Tujuan kedua adalah untuk mengkomunikasikan harapan manajemen kepada pihak-pihak terkait sehingga anggaran dimengerti, didukung, dan dilaksanakan dengan Baik.

3. Menyediakan rencana kegiatan

Tujuan penganggaran yang selanjutnya yakni untuk menyediakan rencana kegiatan secara rinci. Ini dilakukan dengan maksud mengurangi ketidakpastian dan memberikan pengarahan yang jelas bagi individu dan kelompok  dalam upaya mencapai tujuan perusahaan.

4. Koordinasi metode kerja

Selanjutnya, penganggaran bertujuan untuk mengkoordinasikan cara/metode yang akan ditempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya.

5. Pengendalian kinerja

Adanya penganggaran bertujuan untuk menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja individu dan kelompok, serta menyediakan informasi yang mendasari perlu-tidaknya tindakan perbaikan.

Baca juga: Aturan Terbaru Penilaian Prestasi Kerja PNS

Jenis anggaran

Ada beragam jenis anggaran yang biasa dibuat menyesuaikan kebutuhan. Berikut penjelasan selengkapnya.

Jenis anggaran

1. Anggaran neraca

Anggaran neraca adalah anggaran yang berisi informasi tentang posisi keuangan, seperti aktiva, modal, dan utang perusahaan pada periode anggaran tertentu. Anggaran Neraca dibuat berdasarkan anggaran kas dan anggaran rugi-laba. Anggaran neraca ini nantinya akan digunakan untuk menyusun anggaran perubahan posisi keuangan perusahaan.

2. Anggaran rugi-laba

Dari anggaran rugi laba dapat diketahui keuntungan dan kerugian yang dialami perusahaan atau organisasi pemerintahan dalam periode anggaran tertentu. Jenis anggaran ini dibuat berdasarkan anggaran operasi. Seperti yang Sudah dijelaskan sebelumnya, anggaran rugi laba dapat dijadikan dasar untuk menyusun neraca keuangan.

3. Anggaran kas

Anggaran kas adalah yang berisi informasi tentang sumber kas dan penggunaan kas di periode anggaran tertentu. Anggaran Kas dibuat berdasarkan anggaran operasi dan pengeluaran modal. Hal inilah yang menjadikan Anggaran Kas sangat penting untuk menjaga likuiditas organisasi pemerintahan.

4. Anggaran pertanggungjawaban

Seperti namanya, jenis anggaran ini dibuat berdasarkan pertanggungjawaban pada sebuah perusahaan. Program pertanggungjawaban ini diciptakan sebagai alat untuk mengendalikan para manajer dan juga pusat pertanggungjawaban yang mereka pimpin.

5. Anggaran program

Anggaran Program adalah anggaran yang dibuat berdasarkan program atau kegiatan sebuah perusahaan, baik itu kegiatan penelitian maupun program pengembangan. Dibuatnya anggaran ini adalah untuk keperluan analisis keselarasan antar berbagai program perusahaan.

6. Anggaran biaya produksi

Biaya produksi adalah jenis anggaran yang berisi informasi tentang anggaran biaya pemasaran, anggaran biaya administrasi dan biaya umum. Anggaran biaya produksi ini digunakan sebagai dasar dalam menyusun anggaran kas dan rugi laba.

7. Anggaran persediaan

Anggaran Persediaan adalah anggaran berisi informasi tentang rencana detail mengenai berapa besar nilai persediaan untuk periode yang akan datang. Pada perusahaan manufaktur ada tiga jenis persediaan, diantaranya; persediaan bahan/material, persediaan barang setengah jadi, dan persediaan barang jadi.

8. Anggaran perubahan posisi keuangan

Anggaran ini adalah anggaran yang menjelaskan tentang rencana perubahan utang, aktiva, modal perusahaan selama periode anggaran tertentu. Anggaran ini dibuat berdasarkan anggaran neraca perusahaan.

9. Anggaran overhead pabrik

Melalui jenis anggaran ini Anda dapat melihat informasi prediksi biaya overhead pabrik selama periode anggaran. Anggaran overhead pabrik umumnya menjadi dasar saat menyusun Anggaran Kas dan Anggaran Rugi-Laba.

10. Anggaran tenaga kerja langsung

Anggaran tenaga kerja langsung adalah jenis anggaran yang menjelaskan taksiran biaya tenaga kerja selama beberapa periode anggaran. Informasi ini dapat digunakan untuk menjadi dasar penyusunan anggaran rugi laba dan anggaran kas. Ada dua macam dasar perhitungan yang biasanya digunakan untuk menyusun anggaran ini, yaitu perhitungan upah per unik produk dan upah per jam.

11. Anggaran biaya bahan baku

Anggaran Biaya Bahan Baku adalah anggaran yang menjelaskan tentang taksiran bahan baku yang dibutuhkan untuk produksi, yang dinyatakan dalam satuan uang dan kuantitas bahan Baku.

Oleh karena itu, dari anggaran biaya bahan baku ini akan dapat diketahui berapa anggaran untuk pembelian bahan baku, yang kemudian menjadi dasar penyusunan Anggaran Kas dan Rugi-Laba.

12. Anggaran penjualan

Anggaran penjualan adalah anggaran yang menjelaskan secara detail mengenai penjualan perusahaan di masa mendatang. Di dalam anggaran tersebut berisi informasi jenis barang, jumlah, harga, waktu dan tempat penjualan.

Anggaran penjualan memuat informasi mengenai rencana penjualan selama periode tertentu, yang dinyatakan dalam kuantitas penjualan dan satuan uang.

Anggaran penjualan sering juga disebut sebagai anggaran kunci karena menjadi dasar penyusunan anggaran lainnya, seperti Anggaran Produksi, Anggaran Kas, Anggaran Biaya Non-produksi, dan Anggaran Laba-Rugi.

13. Anggaran produksi

Anggaran produksi adalah jenis anggaran yang menjelaskan tentang rencana unit yang diproduksi selama periode anggaran. Taksiran produksi ditentukan sesuai dengan rencana penjualan dan persediaan.

Anggaran produksi adalah dasar dalam menyusun anggaran biaya produksi, diantaranya; biaya bahan baku, biaya overhead pabrik, dan biaya tenaga kerja langsung. Anggaran produksi biasanya digunakan sebagai dasar penyusunan Anggaran Persediaan, atau sebaliknya.

14. Anggaran pengeluaran modal

Anggaran pengeluaran modal akan menjelaskan tentang rencana perubahan aktiva tetap perusahaan selama periode tertentu, dan dibuat berdasarkan proyeksi penjualan. Anggaran jenis ini biasanya digunakan untuk menyusun anggaran kas, biaya overhead pabrik, dan biaya non-produksi.

Anggaran pengeluaran modal menjelaskan tentang rencana perubahan aktiva tetap perusahaan selama periode anggaran Tertentu dan dibuat berdasarkan proyeksi penjualan. Anggaran Pengeluaran Modal biasanya digunakan sebagai dasar dalam menyusun anggaran kas, biaya non-produksi, dan biaya overhead pabrik.

Baca juga: Serba-Serbi Undang Undang Pelayanan Publik di Indonesia

Ciri anggaran yang baik

Semua perusahaan, individu maupun organisasi pemerintahan memang dapat menyusun konsep anggaran. Namun, belum tentu semuanya bisa menyusun konsep anggaran yang baik. Berikut adalah beberapa ciri anggaran yang dapat digolongkan baik:

1. Disusun berdasarkan program

Penyusunan anggaran harus disesuaikan dengan rencana seseorang, perusahaan atau organisasi pemerintahan. Sebagai contoh, jika berencana ingin membeli mobil, pastikan juga menyisipkan budget untuk asuransi mobil di dalam anggaran.

2. Dibuat berdasarkan pusat pertanggungjawaban

Ada 4 pusat pertanggungjawaban anggaran, yaitu pusat biaya, pusat investasi, pusat laba, dan pusat pendapatan. Jika pembuatan anggaran tidak sesuai dengan karakter keempat pusat pertanggungjawaban tersebut, maka akan menghasilkan tolok ukur kinerja yang tidak sesuai.

3. Mampu menjelma sebagai instrumen pengendali dan pengawas

Anggaran merupakan alat pengendali dan pengawas untuk semua kegiatan yang memerlukan keluar masuknya keuangan.

Sekian informasi mengenai tujuan penganggaran. Untuk memudahkan Anda dalam mengelola anggaran keuangan perusahaan dengan sistematis, maka Anda bisa menggunakan Appsensi. Appsensi adalah aplikasi absensi online berbasis mobile  yang dilengkapi fitur-fitur bermanfaat untuk pengelolaan SDM, dan payroll.

Tertarik untuk mencoba menggunakan Appsensi? Atau Anda mempunyai pertanyaan seputar layanan Appsensi jangan ragu untuk hubungi kami atau klik link ini untuk coba gratis selama 30 hari.

Ricky Caesar Sam

Head of Sales and Marketing Appsensi

Artikel Terkait

Top Artikel

Tulis Komentar

Nama

Email

Komentar

TOC Icon