Hero Blog General

Divergent Thinking: Definisi dan Manfaatnya di Dunia Kerja

Juli 18, 2022

Article by Nuritia Ramadhani

Apabila mendengar kata Divergent Thinking, mungkin hal yang akan terbesit dipikiran Anda pertama kali adalah film dengan judul yang sama yaitu Divergent. Tokoh utama dalam film tersebut dianggap sebagai ancaman karena Divergent dianggap tidak bisa menyesuaikan diri hanya dengan satu faksi dan mampu berpikir bebas.

Aplikasi-HRD-Appsensi-dashboard

Apa hubungannya film Divergent dengan dunia kerja? Secara mengejutkan film Divergent memiliki hubungan bagaimana pola pikir yang memiliki manfaat di dunia kerja. Divergent Thinking adalah pola berpikir untuk menghasilkan banyak solusi, jawaban, ataupun ide unik dari permasalahan yang dihadapi atau mampu berpikir secara bebas, imajinatif, visioner serta spontan. 

Pada jenis pola pikir ini, Anda akan dituntut untuk lebih kreatif ketika dihadapkan dalam suatu permasalahan seperti dengan mendapatkan banyak solusi sekaligus. Pada umumnya hasil keputusan divergent thinking akan menghasilkan jawaban yang unik, spontan dan dapat menyelesaikan masalah dengan cepat. 

Selain divergent thinking, ada pula pola pikir convergent yaitu pola pikir yang memiliki fokus untuk memberikan solusi terbaik berdasarkan informasi yang sudah diketahui secara pasti dan butuh pemecahan secara logis. Kedua jenis pola pikir ini sangatlah bersifat saling melengkapi satu sama lain.

Manfaat Divergent Thinking

Divergent Thinking memiliki manfaat yang sangat baik untuk lingkungan kerja yaitu:

  1. Memperluas Solusi Terbaik

Divergent Thinking memberikan banyak pilihan ataupun solusi untuk suatu permasalahan. Dengan pola pikir yang berbeda, Anda dapat memberikan solusi yang out of the box dan lebih bervariatif sehingga dapat menyelesaikan masalah dengan cepat dan kreatif.

  1. Lebih Fleksibel

Memiliki pola pikir divergen akan membuat Anda menjadi lebih adaptif dan fleksibel dalam menghadapi keadaan sesulit apapun Selain itu dengan pemikiran divergent thinking, Anda akan berpikir bahwa setiap masalah adalah tantangan baru yang butuh pemecahan masalah baru pula. 

  1. Memupuk Semangat dalam Tim

Dengan banyak kemungkinan solusi permasalahan yang dihadapi, maka setiap orang dalam tim akan memiliki kesempatan untuk memberikan ide-idenya. Hal ini diharapkan akan membantu untuk memupuk semangat dan kekompakan tim dalam mencapai tujuan bersama. 

Cara Stimulasi Divergent Thinking

Divergent Thinking bisa dipelajari dan distimulasi agar bisa berkembang. Tentunya hal ini akan membantu Anda yang terbiasa menggunakan covergent thinking untuk lebih menyeimbangkan pikiran agar dapat menghasilkan solusi dari segala permasalahan yang lebih rasional dan dapat membantu untuk memecahkan masalah dengan lebih kreatif dan efektif. Berikut ini cara untuk menstimulasi cara berpikir:

  1. Brainstorming

Brainstorming merupakan salah satu teknik pengumpulan ide dalam bentuk diskusi yang sering melibatkan pembuatan daftar ide dengan cara yang kreatif dan tidak terstruktur. Tujuan dari brainstorming ini adalah untuk menghasilkan ide sebanyak mungkin dalam waktu singkat, karena itulah seringkali teknik ini dilakukan dengan anggota lebih dari 3 orang.

Brainstorming bersama inilah yang seringkali menstimulasi banyak pikiran kreatif untuk unjuk gigi. Hal ini akan semakin terlihat saat ada satu orang yang memberikan pendapat dan hal itu merangsang ide-ide lain untuk muncul. Selama proses brainstorming, seluruh ide dicatat dan tidak ada yang diabaikan ataupun dikritik, sehingga pikiran kreatif ini tidak dibatasi untuk terus bermunculan.

Setelah daftar ide dihasilkan, barulah ide tersebut dapat ditinjau kembali untuk mengkritisi kelebihan dan kekurangannya secara logika.

  1. Menulis Bebas

Salah satu cara untuk menstimulasi munculnya pikiran kreatif lainnya adalah dengan menulis bebas. Pasalnya, saat menulis bebas seseorang akan fokus pada satu topik tertentu dan menulis tanpa henti tentangnya untuk waktu yang singkat.

Idenya adalah untuk menuliskan apa pun yang terlintas dalam pikiran tentang topik tersebut, tanpa berhenti untuk mengoreksi atau merevisi tulisan tersebut. Ini dapat membantu menghasilkan berbagai pemikiran tentang suatu topik dalam waktu singkat yang setelahnya dapat diatur mengikuti beberapa pola pengaturan yang telah ada.

  1. Membuat Mind Map

Membuat Mind map akan membantu Anda untuk melihat masalah secara virtual. Dengan membuat cabang turunan sebanyak-banyaknya untuk menemukan berbagai solusi, secara efektif Anda dapat menghasilkan ide ketimbang menggunakan tabel untuk membandingkan plus minus berbagai solusi.

  1. Rutin Menulis Jurnal

Dengan rutin menulis jurnal, Anda akan terbiasa menulis berbagai macam ide yang muncul secara tiba-tiba karena ide bisa datang darimana saja dan kapan saja. Menulis jurnal akan membantu Anda untuk mencatat ide-ide Anda agar bisa direalisasikan bersama tim.

Kelebihan dan Kekurangan Divergent Thinking 

Divergent Thinking memiliki keuntungan yang dapat Anda rasakan yaitu Anda dapat menghadapi masalah tanpa melihat hal tersebut secara hitam dan putih, sehingga seseorang dengan pola pikir ini umumnya lebih berwawasan luas dan tidak fokus untuk menemukan jawaban mutlak serta lebih kreatif dalam bertindak. 

Namun divergent thinking memiliki kekurangan yaitu Anda tidak selalu dapat jawaban yang tepat sebab terkadang orang tersebut akan memberikan jawaban yang berbeda yang berbeda dari semua pilihan yang ada. 

Kembangkan Kinerja Karyawan Dengan Divergent Thinking

Memiliki karyawan dengan divergent thinking tentunya akan membantu perusahaan untuk menemukan berbagai solusi dari sisi yang berbeda ketika menghadapi suatu permasalahan. Mengembangkan pola pikir karyawan untuk berpikir secara divergent tentunya akan membantu karyawan untuk mengembangkan potensi dirinya dan meningkatkan kinerja karyawan menjadi lebih baik. 

Untuk mengetahui apakah karyawan tersebut membutuhkan pelatihan divergent thinking atau tidak, tentunya diperlukan aplikasi untuk mencatat laporan hasil kerja karyawan. Dengan fitur aktivitas karyawan, HRD dapat mengetahui bagaimana hasil kerja karyawan setiap harinya.  

Appsensi menyediakan fitur Laporan Aktivitas yang akan membantu HRD untuk memonitor aktivitas karyawan selama bekerja dan HRD dapat menarik laporannya baik secara harian maupun bulanan. 

Tertarik untuk menggunakan layanan dari Appsensi? Anda dapat menghubungi kami di sini. Jika masih ragu, Anda juga bisa mencoba aplikasi mobile attendance Appsensi secara gratis selama 30 hari.

Anda juga bisa mencoba aplikasi mobile attendance Appsensi secara gratis selama 30 hari.

Nuritia Ramadhani

Content Manager

Artikel Terkait

Top Artikel

Tulis Komentar

Nama

Email

Komentar

TOC Icon