Beberapa Contoh Soal Assessment Promosi Jabatan

Oktober 17, 2022

Tahukah Anda kalau ternyata mendapatkan promosi jabatan memerlukan beberapa jenis assessment tertentu? Assessment cukup familiar pada kalangan HRD untuk mempersiapkan karyawan terbaik yang akan masuk ke perusahaan atau mendapatkan promosi naik jabatan. Mari kita bahas mengenai beberapa contoh soal assessment promosi jabatan pada artikel berikut ini.

contoh soal assessment promosi jabatan
contoh soal assessment promosi jabatan

Key Take Points

  • Assessment adalah sebuah tahapan evaluasi atau penilaian terhadap kinerja karyawan dalam periode waktu tertentu demi keberhasilan perusahaan mencapai tujuan. 
  • Pemberian assessment dapat dikatakan sebagai upaya untuk peningkatan nilai atau mutu pada karyawan. 
  • Perusahaan umumnya memiliki beberapa jenis tes untuk mengetes kemampuan serta kualifikasinya

Mengenal Assessment Promosi Jabatan

Assessment adalah sebuah tahapan evaluasi atau penilaian terhadap kinerja karyawan dalam periode waktu tertentu demi keberhasilan perusahaan mencapai tujuan. Biasanya assessment akan menggunakan beberapa metode tertentu yang digunakan sebagai parameter keberhasilan karyawan. 

Assessment tidak hanya dapat diberikan pada saat tahapan rekrutmen karyawan baru saja, melainkan juga dapat digunakan untuk test promosi jabatan. Dengan adanya assessment, perusahaan dapat menilai dan mengetahui dengan baik apakah karyawan tersebut sudah memiliki kualifikasi untuk mendapatkan promosi jabatan atau tidak. 

Untuk itu assessment ini tidak bisa dianggap sebagai test remeh biasa, karena hasilnya bisa jadi mempengaruhi perjalanan karir Anda. Anda harus bisa mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi assessment dan mendapatkan promosi jabatan yang Anda inginkan. Untungnya artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai contoh soal assessment promosi jabatan.

Fungsi dan Tujuan Assessment Promosi Jabatan

Assessment promosi jabatan memiliki beberapa aspek penilaian yang penting, seperti identifikasi kekuatan dan kelemahan karyawan. Untuk itu pemberian assessment dapat dikatakan sebagai upaya untuk peningkatan nilai atau mutu pada karyawan. 

Sehingga HRD dapat melakukan evaluasi pada karyawan yang ada dengan baik. Selain itu secara garis besar, terdapat beberapa tujuan lain dari diadakannya assessment, yaitu:

  1. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi karyawan
  2. Membuka peluang untuk kenaikan posisi atau jabatan
  3. Menyesuaikan program pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan karyawan
  4. Mempercepat proses pengembangan usaha dan upaya mencapai target sesuai rencana usaha
  5. Meningkatkan loyalitas karyawan pada karyawan dan sebaliknya

Pengadaan assessment sendiri memiliki beberapa fungsi yang sangat penting yaitu:

  1. Fungsi Sumatif: sebagai dasar pertimbangan lulus atau tidaknya karyawan untuk mendapatkan promosi jabatan
  2. Fungsi Formatif: sebagai alat untuk memandang secara luas terkait kebutuhan atas pencapaian yang diraih. Dalam hal ini, HRD juga bisa melakukan evaluasi serta identifikasi keunggulan dan kekurangan yang dimiliki oleh karyawan agar menjadi lebih baik. 

Contoh Soal Assessment pada Perusahaan

Perusahaan umumnya memiliki beberapa jenis tes yang akan diajukan kepada kandidat karyawan yang mendapatkan promosi jabatan untuk mengetes kemampuan serta kualifikasinya. Terdapat beberapa jenis tes yang biasa dilakukan yaitu:

  1. Tes Psikometri

Tes ini bertujuan untuk menilai potensi pada tiang area kognitif karyawan yaitu area penalaran abstrak, penalaran verbal, dan penalaran angka. Tes ini menggunakan metode konstruksi dan kajian analisis statistik. Selain itu tes ini juga menerapkan uji reliabilitas, uji validitas dan tata cara penilaian yang baku. 

  1. Tes Simulasi

Seperti namanya, tes ini dilakukan dengan memberikan calon kandidat sebuah simulasi kasus atau situasi. Test ini bertujuan untuk menilai respon serta perilaku karyawan oleh perekrut dengan melakukan observasi secara langsung.

  1. Inventory atau Self Preference

Tes ini dilakukan dengan mengukur preferensi dari karyawan ketika berhadapan dengan kondisi kerja, motivasi, situasi sosial, cara kerja dan juga sikap individu. Biasanya tes ini dilakukan dengan bentuk tanya jawab yang wajib dijawab dan hasilnya akan digunakan sebagai pendukung hasil tes lainnya. 

  1. Wawancara

Berbeda dengan test inventory, tes wawancara memiliki beberapa pertanyaan yang telah didesain khusus dengan mengukur struktur dan indikator perilaku kompetensi yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan mengukur dari indikator yang tersedia, HRD bisa mengetahui gambaran lebih detail mengenai tindakan dan sikap karyawan ketika menghadapi situasi. 

  1. Role Playing

Role playing pada umumnya tes nya terlihat mirip dengan simulasi. Namun test role playing ini menggunakan cara yang lebih khusus dalam merefleksikan peran karyawan dan kondisi tertentu. Misalnya melakukan negosiasi pada situasi penjualan langsung. Dari test role playing ini, HRD dapat mengetahui bagaimana interaksi interpersonal karyawan hingga perilaku spesifik yang ditunjukkan oleh karyawan. 

  1. Analisa Kasus

HRD akan memberikan kasus tertentu kepada karyawan untuk dipecahkan atau mengetahui pendapat. HRD akan menilai dari cara karyawan menyelesaikan masalah atau mencari sudut pandang lain yang mengarah pada solusi. Test ini memerlukan kompetensi analisis dan sintesis secara lebih mendalam, sehingga karyawan perlu memahami kasus yang diberikan agar bisa memberikan pandangan yang tepat untuk mengatasi permasalahan pada kasus tersebut.

  1. Presentasi

Salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki karyawan adalah kemampuan presentasi yang baik. Dengan memiliki kemampuan presentasi yang baik, maka karyawan dapat menarik dan meyakinkan pendengarnya dengan materi yang disampaikan. Dari hasil test ini, maka akan terlihat bagaimana kemampuan karyawan membawakan presentasi, menerangkan produk dengan jelas serta menarik audiens untuk mendengarkannya. 

Dalam memilih karyawan yang tepat untuk mendapatkan kesempatan untuk assessment promosi jabatan, HRD perlu melakukan beberapa evaluasi terhadap calon karyawan yang memenuhi kualifikasi. Untuk itu HRD memerlukan sebuah software yang dapat membantu analisa kinerja karyawan menjadi lebhi cepat dan mudah. Software yang paling direkomendasikan oleh berbagai macam industri untuk menilai kinerja karyawan adalah Appsensi

Appsensi sendiri adalah software HRIS yang sangat cocok untuk segala unit bisnis untuk absensi serta payroll. HRIS berbasis cloud ini menawarkan beberapa manfaat yang sangat membantu ketika menjalankan sistem WFH, shifting serta perjalanan dinas keluar kota. Sehingga HR dan pemilik bisnis, mampu memonitor karyawan dari mana saja dan kapan saja. 

Berbagai fitur dari Appsensi memudahkan HR tidak hanya untuk absensi saja, melainkan juga untuk mengurus payroll, reimburse hingga administrasi lainnya dengan baik, efisien serta tepat waktu tanpa bergantung pada software di kantor. 

Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut kemudahan-kemudahan yang disediakan oleh Appsensi? Klik link ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Appsensi. 

Author Profile

Nuritia Ramadhani

Content Manager

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments