Hero Blog Employee Management

Kreatif dan Inovatif adalah Sebuah Cara Berpikir, Ini Cara Melatihnya

Maret 30, 2023

Article by Marketing Appsensi

“Kreatif dan inovatif adalah cara berpikir yang bisa diasah dan ditumbuhkan pada diri seseorang”

Saat menghadiri rapat ataupun mengikuti sesi brainstorming “kreatif dan inovatif” merupakan dua kata yang sering diucapkan. Begitu juga pada saat penjabaran visi dan misi perusahaan. Dua kata sifat ini kerap sekali digunakan. Lihat saja berapa banyak visi misi perusahaan yang menggunakan kata ini. Jawabannya sangat banyak!

menangani-karyawan-bermasalah-visual-appsensi

Key Takeaways

  • Kreatif adalah sebuah cara berpikir seseorang yang dapat membantunya menyelesaikan suatu masalah dengan cara efektif dan efisien. Sedangkan inovatif adalah cara berpikir yang dapat membantu menyempurnakan atau memperbaharui penemuan-penemuan yang sudah ada.
  • Cara berpikir kreatif dan inovatif bisa diasah dengan olahraga teratur, tanyakan banyak hal, dan menetapkan batasan.

Sebenarnya ini tidak mengherankan, mengingat dalam dunia kerja, pemikiran kreatif dan inovatif memang sangat diperlukan karena mampu memberikan kemajuan bagi suatu bisnis atau perusahaan. Kabar baiknya Anda bisa meningkatkan cara berpikir kreatif dan inovatif pada diri Anda. Penasaran bagaimana caranya? Temukan jawabanya dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Pengertian Kreatif dan Inovatif

Sebelum mencari tahu bagaimana melatih cara berpikir kreatif dan inovatif, ada baiknya Anda memahami pengertiannya. Menurut Business Insider, kreatif adalah berbagai hal yang berkaitan dengan upaya mengeluarkan potensi pikiran untuk mendapatkan ide. Sedangkan inovasi adalah upaya untuk memperkenalkan suatu perubahan pada sistem yang relatif stabil.

Adapun pengertian kedua kata tersebut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai berikut.

Kreatif: (1) memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; (2) bersifat (mengandung) daya cipta. Contoh kalimat: Pekerjaan yang kreatif menghendaki kecerdasan dan imajinasi.

Inovatif: bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru; bersifat pembaruan (kreasi baru). Contoh kalimat: Kita mencoba memecahkan masalah pendidikan yang kronis dengan cara-cara inovatif.

Dengan demikian, kreatif adalah sebuah cara berpikir seseorang yang dapat membantunya menyelesaikan suatu masalah dengan cara efektif dan efisien. Hal ini bertujuan untuk menciptakan ide-ide atau hal-hal yang baru atau berbeda dari yang lain. Sedangkan inovatif bisa diartikan sebagai cara berpikir yang dimiliki seseorang yang dapat membantu menyempurnakan atau memperbaharui penemuan-penemuan yang sudah ada.

Jadi jika kreatif berfokus menciptakan ide, maka inovatif berfokus menggunakan ide atau hal yang sudah ada, lalu dimodifikasi dengan kemampuan gaya tersendiri, sehingga berbeda dengan ide atau hal yang sudah ada.

Baca juga: Mindset Adalah: Faktor yang Mempengaruhi & Cara Mengembangkan

Perbedaan Kreatif dan Inovatif

Meski sama-sama berkaitan dengan “ide” keduanya memiliki beberapa berbeda yang bisa dilihat dari beberapa aspek, diantaranya sebagai berikut.

1. Dari segi bentuk

Setiap ide kreatif yang muncul belum tentu bagian dari inovasi. Sedangkan, setiap ide inovatif yang muncul didapat dari hasil pemikiran kreatif.

2. Dari segi tindakan

Ketika hendak mewujudkan ide-ide baru, orang yang kreatif harus mencari tahu apakah ide baru tersebut sudah ada yang memilikinya atau belum. Berbeda halnya dengan orang yang inovatif. Mereka harus mewujudkan ide-ide baru dengan memikirkan apakah ide-ide yang diwujudkan sudah memperbaharui atau menyempurnakan ide-ide yang sudah ada.

3. Dari segi keterukuran

Pemikiran kreatif itu cenderung sulit untuk diukur. Sedangkan pemikiran inovatif lebih mudah diukur.

4. Dari segi tanggung jawab

Ide kreatif tidak dibebankan tanggung jawab karena itu baru berupa pemikiran atau ide. Lain halnya ketika ide diimplementasikan, sehingga orang inovatif memiliki tanggung jawab.

Manfaat Cara Berpikir Kreatif

Cara berpikir kreatif dan inovatif memberikan berbagai manfaat penting bagi perusahaan, diantaranya sebagai berikut.

  • Memberikan ciri yang khas dan unik pada suatu bisnis. 
  • Menciptakan pembeda suatu bisnis dari bisnis lainnya. 
  • Membangun brand image yang kuat, sehingga perusahaan bisa memiliki nilai yang unik dan kuat di mata konsumen. 
  • Menarik konsumen untuk membeli produk atau layanan yang disediakan. 
  • Mempertahankan loyalitas pelanggan dengan berbagai inovasi baru yang fungsional.  

Baca juga: Pengertian, Cara Mengasah, dan Contoh Berpikir Kritis

Melatih Cara Berpikir Kreatif dan Inovatif

Melatih Cara Berpikir Kreatif dan Inovatif

Pada dasarnya manusia sejak kecil sudah memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif. Dengan kata lain cara berpikir kreatif dan inovatif ini bisa diasah. Berikut beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengembangkan cara berpikir kreatif dan inovatif.

1. Olahraga Secara Teratur

Mungkin selama ini Anda hanya tahu bahwa olahraga bagus untuk tubuh. Namun tahukah Anda bahwa olahraga juga dapat membantu meningkatkan kreativitas?

Menurut sebuah studi dari Stanford University menunjukkan bahwa berjalan merupakan salah satu kegiatan exercise yang ampuh untuk meningkatkan kreativitas. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa berjalan, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan dapat meningkatkan cara berpikir kreatif seseorang.

2. Tanyakan Segala Hal

Salah satu alasan utama kurangnya pemikiran kreatif adalah adanya asumsi bahwa segala sesuatu berjalan baik-baik saja. 

Maka dari itu, coba tingkatkan rasa penasaran terhadap setiap aspek dari peran Anda. Coba juga mengajukan pertanyaan kepada pimpinan tentang apa saja yang sekiranya bisa dilakukan untuk menjadi lebih baik. Seorang pemimpin yang baik tak akan pernah berhenti mencari cara untuk meningkatkan efisiensi bisnis mereka.

Jika Anda mengalami kesulitan berpikir kreatif, Anda dapat mencari ide atau inspirasi di lingkungan sekitar. Coba amati lingkungan sekitar Anda, apakah Anda dapat menggabungkan beberapa hal yang Anda lihat dan temukan menjadi ide baru untuk tim Anda. 

Setelah itu, kumpulkan tim Anda dan lakukan brainstorming mengenai beberapa ide baru untuk perusahaan. Dengarkan pendapat tim Anda dan coba tantang mereka untuk berpikir kreatif dan inovatif. 

3. Menetapkan Batasan

Seperti yang diketahui, kreativitas merupakan hal yang sifatnya tidak terbatas dan tak ada habisnya. Namun, jika tidak dibatasi, terkadang justru akan membuat seseorang sulit untuk berpikir kreatif dan inovatif. Oleh sebab itu, menetapkan batasan adalah cara terbaik untuk merangsang munculnya ide-ide baru. 

Menetapkan batasan juga dibutuhkan dalam konteks bisnis. Sebab, Anda tidak akan menemukan strategi baru tanpa mengetahui tujuan-tujuan bisnis yang ingin dicapai. Tujuan ini yang disebut batasan, yang mana membuat seseorang jadi berpikir kreatif untuk mencapai tujuan tersebut. 

Setelah Anda menetapkan batasan, alangkah baiknya jika selanjutnya Anda memberi tahu tim Anda tentang apa yang ingin dicapai. Sehingga bisa memberi mereka ruang untuk berpikir kreatif. Dengan demikian Anda akan memiliki banyak inovasi atau ide-ide baru.  

Di artikel ini Anda telah belajar pengertian, manfaat cara berpikir kreatif dan inovatif. Anda juga telah mengetahui perbedaan kreatif dan inovatif serta bagaimana cara melatih berpikir kreatif dan inovatif.

Mengakhiri pembahasan mengenai pentingnya berpikir kreatif dan inovatif bagi kemajuan perusahaan, kami merekomendasikan kepada Anda untuk memanfaatkan Appsensi. Aplikasi absensi online yang terintegrasi dengan sistem payroll.

Tertarik untuk mencoba menggunakan Appsensi? Atau Anda mempunyai pertanyaan seputar layanan Appsensi jangan ragu untuk hubungi kami atau klik link ini untuk coba gratis selama 30 hari.

Marketing Appsensi

HR Software Solutions

Artikel Terkait

Top Artikel

Artikel Terkait

TOC Icon