Hero Blog General

Kenali Intrapersonal Skill Hingga Contohnya!

Juli 15, 2023

Article by Aprilia

Dalam memimpin suatu proyek atau perusahaan, Anda perlu memiliki kemampuan intrapersonal. Kemampuan intrapersonal sendiri berarti kemampuan dalam menganalisis diri dan memahami lingkungan sekitar. Interpersonal skill perlu ada di dalam diri setiap pemimpin. Hal itu bertujuan agar para pemimpin baik di dalam perusahaan atau tidak, dapat memandu timnya dengan baik untuk mencapai tujuan bersama. Dengan memiliki kemampuan intrapersonal, seorang pemimpin juga bisa melakukan intropeksi dan refleksi diri akan kekurangannya.

Artikel dibawah ini akan membahas mengenai pengertian intrapersonal skill, pentingnya kemampuan interpersonal hingga perbedaannya dengan kemampuan interpersonal. Mari simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lanjut!

Key Takeaways:

  • Kemampuan intrapersonal atau sering disebut dengan intrapersonal skill merupakan semua sikap terkait kesadaran diri dan kemampuan mengendalikan diri serta batin.
  • Beberapa contoh intrapersonal skill yaitu self-awareness, strategic thinking, produktivitas, delegasi, dan visualisasi.

Pengertian Intrapersonal Skill

Kemampuan intrapersonal atau sering disebut dengan intrapersonal skill merupakan semua sikap terkait kesadaran diri dan kemampuan mengendalikan diri serta batin. Kesadaran diri yang dimaksud meliputi kesadaran akan tujuan, emosi, serta pikiran Anda. Kemampuan ini mengacu pada komunikasi yang terjadi dalam pikiran setiap individu dan bagaimana seseorang untuk berhubungan dengan dirinya sendiri.

Umumnya, kemampuan intrapersonal melibatkan pengendalian pikiran, emosi, dan bahkan batin Anda sendiri. Dengan adanya kemampuan ini, seseorang akan mampu memahami dirinya sendiri dengan baik, apa kemampuan, bahkan kekurangan masing-masing.

Contoh kemampuan intrapersonal yaitu seorang pemimpin harus memiliki sifat tanggung jawab, dapat melakukan penilaian sendiri, dan mampu mengendalikan emosi. 

Keterampilan intrapersonal sendiri kerap dianggap mirip dengan kecerdasan emosional (emotional intelligence). Keterampilan intrapersonal merupakan apa yang membantu Anda mengelola emosi dan mengatasi tantangan yang mungkin Anda hadapi pada waktu yang berbeda dalam hidup Anda. Berikut adalah beberapa hal yang termasuk dalam keterampilan intrapersonal. 

  • Percaya diri
  • Kegigihan
  • Terbuka terhadap perubahan dan ide-ide baru
  • Kemampuan untuk mengatasi gangguan
  • Manajemen waktu
  • Ketangguhan
  • Disiplin diri

Mengapa Intrapersonal Skill Dibutuhkan?

Keterampilan intrapersonal membantu kita mencapai sebanyak mungkin pencapaian dalam hidup. Dengan mengetahui apa kekuatan kita dan mengatasi kelemahan kita, kita dapat tampil di tempat kerja dan dalam kehidupan pribadi dengan lebih baik. Keterampilan intrapersonal yang baik juga membantu membangun dan mempertahankan hubungan pribadi dan kerja dengan orang lain, karena dengannya kita jadi mampu mengelola emosi kita, mengatasi tantangan, dan belajar dari pengalaman kita. 

Keterampilan intrapersonal yang kuat membantu kita untuk fokus, menetapkan, dan mencapai tujuan kita. Orang yang tidak dapat menetapkan tujuan sering kali tidak fokus terhadap apa pun, sehingga mereka tidak dapat mencapai sebanyak mereka yang memiliki target untuk dicapai. 

Keterampilan intrapersonal juga terbukti penting di tempat kerja karena membantu Anda menetapkan dan mencapai tujuan, tetap termotivasi, memusatkan perhatian, dan menggunakan pemikiran kritis dan terarah. Misalnya, ketika Anda menghadapi hasil yang berbeda dari yang Anda harapkan pada suatu proyek, keterampilan intrapersonal dapat membantu Anda membentuk reaksi yang masuk akal dan bijaksana. 

Karyawan dengan keterampilan intrapersonal yang kuat lebih mungkin untuk mencapai lebih banyak daripada mereka yang memiliki keterampilan intrapersonal yang buruk. Mereka umumnya dapat mengatasi situasi stres dengan lebih baik, memiliki keterampilan manajemen waktu yang lebih kuat sehingga mereka dapat mengatur prioritas yang saling bertentangan dan lebih percaya diri dengan kemampuan mereka. 

Perusahaan sering menghargai keterampilan intrapersonal sama seperti keterampilan interperseonal karena mereka biasanya memperkuat tim dan berkontribusi pada perkembangan mindset. Ini dapat membantu anggota tim tetap dapat beradaptasi dan terbuka terhadap inovasi. 

Berikut adalah beberapa manfaat tambahan dari mempelajari keterampilan intrapersonal. 

  • Membantu membuka pikiran Anda untuk cara berpikir baru
  • Mendukung komunikasi yang sehat
  • Memperluas hubungan dan peluang profesional
  • Membantu Anda berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain
  • Menunjukkan kesadaran sosial
  • Berkontribusi pada kepemimpinan yang efektif

Baca Juga : Out Of The Box Artinya Pola Pikir Kreatif & Inovatif. Yuk, Asah!

Perbedaan Intrapersonal Skill Dengan Interpersonal Skill

Intrapersonal skill sangat berbeda dengan interpersonal skill. Namun, keduanya saling keterkaitan dan dibutuhkan oleh setiap orang. Berikut beberapa poin penting perbedaan antara keduanya:

1. Pengertian

Kecerdasan intrapersonal mengacu pada kemampuan dalam pikiran atau dalam diri individu. Sedangkan kemampuan interpersonal mengacu kepada hubungan antara individu dengan individu lain. 

2. Pihak yang terlibat

Dalam komunikasi interpersonal, terdapat dua atau lebih pihak yang terlibat. Sedangkan dalam komunikasi intrapersonal tidak melibatkan pihak eksternal, melainkan hanya pikiran dalam individu. 

3. Alasan terjadinya

Setiap orang dapat terlibat baik dalam komunikasi intrapersonal maupun interpesonal karena berbagai alasan. Umumnya komunikasi interpersonal terjadi karena Anda ingin menanggapi atau menyampaikan ide kepada orang lain. Sedangkan komunikasi intrapersonal terjadi karena Anda ingin melakukan analisis kritis terhadap diri. 

4. Feedback

Dalam komunikasi interpersonal, akan ada pihak-pihak terlibat yang memberikan beberapa ide dan komentar. Tujuan dilakukan hal tersebut yaitu untuk meningkatkan hasil akhir atau mencapai tujuan secara maksimal. 

Berbeda dengan komunikasi intrapersonal, hanya ada feedback dari individu masing-masing. Sehingga hanya gagasan dari individu yang akan mempengaruhi hasil akhir.

Contoh-contoh Intrapersonal Skill

Berikut adalah beberapa contoh keterampilan intrapersonal. 

1. Self Awareness (Kesadaran Diri)

Kesadaran diri seringkali membutuhkan upaya sadar karena sebagian besar aktivitas dan proses sehari-hari kita terjadi secara tidak sadar. Melatih kesadaran diri secara sadar dapat membantu Anda memperbaiki reaksi Anda, memulai perubahan internal, terlibat lebih baik dengan orang lain, dan meningkatkan fungsi kognitif umum. 

Di samping itu, kesadaran diri juga berkontribusi pada konsentrasi dan kualitas hidup Anda. Misalnya, peningkatan kesadaran dapat membantu Anda mengenali cara mengurangi stres dan kecemasan dalam situasi tertentu. Jika Anda menyadari kemampuan Anda sendiri, hal ini mungkin dapat mencegah Anda dalam menerima tugas yang tidak sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki. 

2. Strategic Thinking (Pemikiran Strategis)

Keterampilan berpikir strategis biasanya melibatkan pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang memecahkan masalah kompleks dan mempertimbangkan rencana masa depan dan bagaimana keputusan tersebut dapat mempengaruhi orang lain. 

Menggunakan keterampilan ini baik dalam pengaturan pribadi maupun profesional dapat membantu Anda menetapkan bahwa Anda dapat berpikir sendiri dan membuat pilihan yang menunjukkan bagaimana Anda mempertimbangkan orang lain. Pemikir strategis juga umumnya memahami pentingnya mengembangkan rencana dan bagaimana hal itu mempengaruhi motivasi, tujuan, dan keyakinan rekan dan mereka sendiri. 

3. Produktivitas

Tingkat produktivitas biasanya berkesinambungan dengan motivasi, kemampuan, tujuan, pemikiran, dan kesadaran diri individu. Mengenali bagaimana cara menafsirkan dan menggunakan hal-hal ini untuk keuntungan Anda di tempat kerja dapat membantu Anda meningkatkan tingkat produktivitas Anda. 

Dengan menyadari kemampuan dan motivasi Anda, Anda dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas pekerjaan Anda secara keseluruhan dengan membantu Anda memutuskan apa yang pantas mendapatkan fokus dan perhatian Anda. di samping itu, dengan mengenali elemen-elemen ini di dalam diri orang lain juga dapat membantu para profesional meningkatkan tingkat produktivitas seluruh tim. 

4. Delegasi

Pendelegasian yang efektif berkontribusi pada produktivitas umum dan beban kerja para profesional di tempat kerja. Delegasi merupakan tindakan mengalihkan tanggung jawab untuk tugas dan keputusan tertentu kepada orang lain sambil menentukan pekerjaan apa yang dapat Anda selesaikan.

Proses ini membutuhkan pemahaman akan kemampuan Anda sendiri sambil mengenali kekuatan dan kemampuan orang lain juga. Dengan mengenali kekuatan Anda sendiri, Anda dapat menentukan seberapa baik Anda dapat menyelesaikan suatu tugas. Namun, jika Anda dapat mengenali kelemahan Anda sendiri, Anda juga dapat menentukan dengan lebih baik siapa yang lebih siap untuk melakukan tugas tersebut. Keterampilan intrapersonal ini membantu memastikan bahwa tempat kerja terus berkembang dan setiap orang menghasilkan kinerja terbaik mereka. 

5. Visualisasi

Saat Anda memvisualisasikan tantangan dan ide dari perspektif yang berbeda, Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang cara mengelola dan menindaklanjuti keputusan. Keterampilan ini berguna untuk kehidupan pribadi dan profesional. 

Dengan mengenali informasi penting dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi situasi, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas. Selain itu, Anda juga dapat mengenali bagaimana hal itu mempengaruhi Anda secara pribadi dan semua orang yang terlibat. Visualisasi dapat membantu Anda membuat rencana dan mengantisipasi langkah selanjutnya dari proses Anda. 

Baca Juga : Konsistensi adalah Kunci Sukses dalam Karier, Ini Cara Melatihnya

Appsensi: Solusi Sistem Absen Digital Anda

Jika Anda masih berurusan dengan sistem absen karyawan manual, Anda tahu hal itu memakan waktu dan sering kali melibatkan banyak human error. Lupakan saja semua lembar kertas manual itu, dan mulailah menggunakan sistem otomatis berbasis digital seperti Appsensi untuk menghemat waktu, uang, dan energi.

Appsensi adalah software absensi online berbasis mobile yang memberikan kemudahan untuk  melakukan integrasi data dengan software HR  yang sudah digunakan oleh perusahaan sehingga mereka tidak perlu mengubah semua sistem. 

Dengan Appsensi Anda bisa:

  • Monitor data absensi dan kinerja karyawan.
  • Menghitung biaya pengeluaran perusahaan secara real-time.
  • Akses yang aman dengan menggunakan fitur pengenalan wajah 
  • dan deteksi lokasi (GPS).
  • Perhitungan laporan jam kerja, keterlambatan, lembur, dan lainnya secara otomatis  sehingga lebih efisien

Jika Anda tertarik untuk melihat bagaimana Appsensi dapat mengotomatisasi proses, mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi risiko human error, jadwalkan demo dengan salah satu tim kami yang akan dengan senang hati menunjukkan kepada Anda caranya.

Tertarik menggunakan Appsensi? Anda dapat menghubungi kami di sini 

Aprilia

Human Resources Consultant

Artikel Terkait

Top Artikel

TOC Icon