Kenali 10 Aturan dalam Proses Adaptasi New Normal Perusahaan

Desember 31, 2021

Siapkah para pekerja dalam menghadapi era new normal perusahaan? Jawabannya tidak ataupun belum siap, tetaplah harus dipersiapkan. Seperti yang Anda tahu, masa pandemi COVID-19 berjalan dalam waktu yang cukup lama. Setelah melewati beberapa fase, kini kita semua berada di era new normal.

Bagi Anda yang bertanya apa itu new normal? Patut untuk Anda ketahui bahwa istilah new normal mulai banyak digunakan setelah beberapa negara memutuskan untuk melonggarkan aturan lockdown yang dilakukannya. Karena sekali pun penderita COVID-19 sudah banyak yang sembuh, namun masih ada banyak ancaman dari jenis virus terbaru yang mungkin bisa datang kapan saja.

Sementara itu, kegiatan lockdown yang dilakukan secara terus menerus juga mengakibatkan banyak hal menjadi berubah. Bahkan ada banyak kegiatan yang kemudian terhambat, sehingga tidak jarang menjadikan perkembangan industri dan perekonomian menurun. Itu sebabnya untuk memulihkan hal-hal tersebut diberlakukan era new normal.

Bagi perusahaan dan juga para pekerja, memasuki era new normal tentunya akan menghadirkan banyak perubahan. Karena itulah dibutuhkan proses adaptasi ulang agar setiap hal yang dilakukan dalam pekerjaannya tidak menimbulkan dampak yang berbahaya. Dengan kata lain, pekerjaan di era new normal tentunya harus dilakukan dengan menjaga kebersihan dan juga kesehatan.

Kenali 10 Aturan dalam Proses Adaptasi New Normal Perusahaan

Untuk Anda yang saat ini memulai pekerjaan kembali dan harus melakukan proses adaptasi ulang. Tentunya ada beberapa aturan new normal perusahaan yang harus Anda patuhi, seperti :

1. Perubahan suasana

Berada di masa new normal, tentunya suasana di tempat kerja akan berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya Anda dan juga para pekerja lainnya harus tetap menjaga jarak, baik itu secara physical distancing atau bahkan social distancing. Karena itulah banyak perusahaan yang kemudian memberlakukan sistem kerja shifting atau bergantian.

Akan tetapi maksud dari kata shifting yang digunakan saat ini jelas berbeda dengan shifting sebelumnya. Pasalnya dalam masa new normal, hal tersebut dapat dilakukan dengan membagi pekerja menjadi tetap masuk dan juga pekerja yang dapat melakukan pekerjaannya dari rumah.

Tidak hanya itu, untuk proses absensi yang dilakukan secara rutin setiap harinya pun mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya absensi dilakukan secara offline, seperti melalui penggunaan fingerprint dan lainnya. Kini hal tersebut umumnya dilakukan dengan menggunakan aplikasi absen online seperti halnya Appsensi yang tentunya dapat diakses dengan mudah.

2. Pekerjaan yang tidak dimonitor

Proses adaptasi lainnya yang juga harus dilakukan adalah membiasakan diri untuk menyelesaikan dan melaporkan hasil pekerjaan. Sekalipun dimasa new normal, umumnya pekerjaan yang dilakukan tidak dimonitor secara langsung, Pasalnya setiap kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan akan dilaporkan melalui sistem dan tidak dibuktikan secara fisik.

3. Banyak berhadapan dengan laptop

Di era new normal, pekerjaan tentunya tidak hanya dilakukan di kantor saja, tetapi juga banyak sekali pekerjaan yang sebaiknya diselesaikan di rumah. Karena itulah umumnya para pekerja lebih sering berhadapan dengan laptop dibandingkan dengan berinteraksi bersama pekerja lainnya.

Dalam hal ini, wajib bagi para pekerja untuk mengakses email, website, aplikasi khusus yang digunakan oleh perusahaan dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan. Karena itulah ketika melakukan pekerjaan, koneksi internet sangat penting untuk diperhatikan. Selain bertujuan untuk menjaga kelancaran, koneksi internet juga dapat membantu Anda dan perusahaan dalam menjaga data rahasia kantor.

4. Batasi waktu kunjungan

Apabila selama ini, kegiatan pekerjaan lebih sering dilakukan dengan cara berinteraksi dengan orang secara langsung. Seperti halnya melakukan kunjungan pada klien dan lainnya. Untuk era new normal, tentunya penting bagi Anda untuk membatasi waktu kunjungan yang dilakukan.

Tidak hanya itu saja, akan lebih baik jika Anda juga tidak melakukan kunjungan secara langsung dan menggantinya dengan cara virtual. Mengapa demikian? Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan diri Anda selaku pekerja dan juga kesehatan klien yang Anda miliki.

Untuk Anda yang bekerja pada sektor perdagangan dan juga jasa, tentunya akan lebih baik jika interaksi dilakukan secara online. Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan, maka pastikan untuk mengikuti panduan new normal perusahaan jasa atau perdagangan dengan tepat. Sehingga Anda pun dapat menjaga kondisi kesehatan dengan lebih baik pula.

5. Setiap aktivitas dilakukan dengan sistem online

Proses kebiasaan baru lainnya yang ada di era new normal perusahaan juga terlihat melalui layanan atau aktivitas kantor yang kini lebih banyak dilakukan secara online. Seperti halnya pada proses pembelian, kemudian tender, penagihan dan berbagai macam kegiatan lainnya yang sering kali dilakukan dengan memanfaatkan website

Hal tersebut juga ditunjang dengan banyaknya perusahaan yang mulai beralih haluan dengan menyediakan sistem online. Selain lebih memudahkan, sistem ini juga sangat membantu Anda dan masyarakat lainnya dalam menjaga kesehatan dari ancaman penyebaran virus.

Sistem online juga tidak hanya diberlakukan saat melakukan interaksi dengan pihak luar perusahaan saja. Tetapi saat melakukan kegiatan di dalam perusahaan pun umumnya kini dilakukan dengan cara online pula. Seperti halnya pada penggunaan aplikasi Appensi yang mana menghadirkan banyak fitur penunjang bagi karyawan dengan cara online, termasuk untuk pembuatan laporan aktivitas dan lainnya

Kenali 10 Aturan dalam Proses Adaptasi New Normal Perusahaan

6. Memaksimalkan hasil kerja dengan penggunaan cloud

Karena banyak jenis pekerjaan yang dilakukan secara online, tentunya layanan cloud pun akan meningkat tinggi. Apalagi banyak karyawan yang kemudian melakukan akses server atau file di luar kantor. Merujuk pada hal tersebut, tentunya akan jauh lebih bijaksana jika file milik perusahaan disimpan di dalam cloud.

Penggunaan cloud sendiri memberikan manfaat yang beragam. Selain dapat diakses dengan mudah oleh pekerja lainnya. Anda juga dapat menyimpannya dengan lebih aman dibandingkan dengan menyimpan data kantor atau perusahaan pada memori pribadi.

7. Tantangan besar bagi IT dan juga Cyber Security

Masih berkaitan dengan penggunaan cloud, server, aplikasi dan lainnya. Dalam hal ini, jelas penggunaan berbagai macam hal penunjang untuk aktivitas kantor tersebut pun membutuhkan keamanan. Karena selain menyimpan data milik perusahaan yang bersifat sensitif, banyak pula data pekerja yang tentunya harus dijaga dengan baik.

Itu sebabnya, persiapan perangkat IT dan juga security menjadi hal penting yang harus dilakukan di masa new normal. Minimal hal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan antivirus berkualitas yang dapat menjaga data dengan lebih aman.

8. Pembenahan peraturan

Semakin banyak persiapan adaptasi yang dilakukan perusahaan membuktikan bahwa kegiatan dari perusahaan itu sendiri tidak dapat ditunda dalam waktu lama. Namun untuk menunjang kegiatan tersebut, tentunya dibutuhkan persetujuan dari pihak pemerintah. Itu sebabnya dibutuhkan pembenahan peraturan yang berkaitan dengan masa adaptasi new normal.

Baik itu pembenahan aturan bagi perseorangan, perusahaan atau bahkan pemerintah itu sendiri. Karena sejatinya pembenahan tersebut tidak akan berjalan dengan baik, jika salah satu diantaranya tidak mematuhi setiap aturan yang diberlakukan.

Untuk itu, bagi Anda yang masih berstatus sebagai pekerja dan ingin memulai pembenahan dari diri sendiri. Tidak ada salahnya untuk memperhatikan beberapa hal yang diperlukan di era new normal.  Seperti hal-hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan new normal dan lainnya.

9. Penggunaan marketplace juga sosial media

Jika perusahaan yang Anda miliki berada pada bidang perniagaan atau jual beli. Di masa new normal saat ini penggunaan marketplace dan juga sosial media adalah solusi tepat yang dapat digunakan untuk menjaga kestabilan penjualan dan juga produksi barang.

Karena jika dibandingkan dengan membangun website e-commerce sendiri tentunya akan membutuhkan waktu banyak untuk bisa menghasilkan pengunjung dalam jumlah tinggi. Sedangkan jika Anda menggunakan marketplace yang telah ada, tentunya ada banyak pengunjung yang telah bersiap untuk menerima penawaran Anda.

Tidak hanya itu saja, pastikan pula untuk menggunakan sosial media dalam mempromosikan barang. Usaha agar perusahaan Anda hadir di setiap sosial media yang ada. Karena selain dapat menjangkau masyarakat dengan lebih luas, setiap jaringan yang ada pun akan saling terhubung, sehingga menjadikan perkembangan perusahaan meningkat dengan mudah.

10.  Cara baru dalam mengunjungi berbagai lokasi

Proses adaptasi lainnya yang juga harus Anda lakukan dimasa new normal adalah mengunjungi beberapa lokasi yang baru dengan cara berbeda. Jika sebelumnya setiap mengunjungi lokasi pekerjaan yang telah ditentukan dapat dilakukan secara langsung. Untuk mengurangi jumlah penyebaran virus, kini kunjungan pun banyak dilakukan secara virtual.

Dari penjelasan di bagian atas dapat Anda lihat bahwa new normal adalah masa atau era baru dari suatu negara untuk kembali pulih dan memulai aktivitas seperti sebelumnya. Namun tentu saja hal-hal tersebut harus dilakukan sesuai dengan aturan yang ada, termasuk di antaranya aturan mengenai proses adaptasi dari masa new normal perusahaan.

Author Profile

Ricky Caesar Sam

Head of Sales and Marketing Appsensi

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments